SuaraSerang.id - Sejak peluncuran Ferizy pada tahun 2020, ASDP telah mengatur jumlah penumpang yang tiba di pelabuhan sesuai dengan kapasitas kargo per jam dan harian mereka. Artinya kendaraan dan penumpang dapat masuk ke pelabuhan (check-in) hanya pada waktu yang dipilih saat membeli tiket, kemudian pengguna jasa menaiki kapal dengan menggunakan sistem atau mekanisme first-in, first-out (FIFO) setelah proses check-in.
Shelvy Arifin, Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), mengatakan tren penumpang dan kendaraan di rute tersibuk yang menghubungkan Sumatera, Jawa, dan Bali mengalami peningkatan yang umumnya terjadi pada akhir pekan.
Selama semester I-2022, ASDP mencatat jasa penyeberangan perintis dan niaga (gabungan) mencapai 3,73 orang. Angka ini meningkat 104% dari penyelesaian 1,83 juta orang pada periode yang sama tahun lalu. Kendaraan roda 2 dan 3 meningkat 76 persen menjadi 1,80 juta unit dari 1,02 juta unit, roda 4 dan lebih mencapai 1,95 juta unit atau meningkat 64 persen dibandingkan dengan penyelesaian pada periode yang sama ditahun sebelumnya hanya 1 juta unit. Untuk barang mencapai 1,98 juta/ton, atau meningkat 326% dibandingkan realisasi tahun 2021 sebesar 465.107 ton.
ASDP meminta seluruh pengguna jasa untuk selalu mempersiapkan perjalanan terlebih dahulu dengan melakukan reservasi sendiri melalui Ferizy (tiket dapat dibeli pada H-60).
Pastinya dengan ketentuan syarat perjalanan sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Presiden Gugus Tugas Covid-19 Nomor 23 Tahun 2022 dan Surat Edaran Menteri Perhubungan nomor 79 Tahun 2022, efektif 11 Agustus, semua calon penumpang harus memiliki dosis ketiga atau sertifikat vaksinasi booster sebelum melakukan perjalanan.
Layanan e-tiket Ferizy bertujuan untuk menyeimbangkan kapasitas angkut dan permintaan penumpang di setiap pelabuhan sehingga penumpang menyeberang tergantung kapasitas yang tersedia pada waktu tertentu.
Selain itu, pembelian e-tiket Ferizy telah terhubung langsung ke aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan pengguna jasa memenuhi persyaratan penyeberangan, dan saat membeli tiket secara online, catatan _Manifest_ terkait hak asuransi lebih akurat.
"Untuk kedepannya, kami harapkan layanan penyeberangan semakin modern atau sama dengan moda transportasi lain seperti kereta api dan pesawat udara dimana jumlah penumpang disesuaikan dengan kapasitas yang ada setiap saat," tutur Shelvy.
PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) Menghimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan khususnya yang berada di jalur Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pemesanan tiket secara online melalui Ferizy.
Baca Juga: Tips Mengelola Sampah Agar Alam Tetap Lestari
(Antara)