298 Pil Ekstasi dan 3.000 Gram Sabu, Gagal Masuk Indonesia Oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta

Serang

Kamis, 01 September 2022 | 14:59 WIB
298 Pil Ekstasi dan 3.000 Gram Sabu, Gagal Masuk Indonesia Oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta
Kepala KPUBC TMP C Soekarno Hatta, Finari Manan saat menampilkan sejumlah barang bukti dalam pengungkapan penyelundupan narkotika jaringan Internasional. (Antara/Azmi Samsul Maarif)

SuaraSerang.id - Kantor Pusat Pelayanan  Bea dan Cukai Tipe C Menengah Kepabeanan (KPUBC TMP)  Soekarno-Hatta bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menemukan kasus pidana penyelundupan narkoba yang merupakan jaringan internasional. 

"Penyelundupan narkotika ini diungkap saat petugas melakukan pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta, rupanya diselipkan pada dinding koper yang dibawa penumpang asal Istanbul, Turki, pada penerbangan Turkish Airlines TKOO56 dengan rute Istanbul-Jakarta.” Kata Kepala KPUBC TMP C Soekarno-Hatta Finari Manan dalam konferensi pers di Aula Gedung Bea Cukai, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Rabu (31/8/2022).

Petugas berhasil mengamankan tersangka penyelundupan narkoba, yakni 2  warga negara asing (WNA) berinisial RLH dan RK dan 1 orang warga negara Indonesia (WNI) berinisial RA.

“Alhasil, kami mendapati 298 butir pil ekstasi yang ditemukan dalam kemasan makanan bersama 3.000 gram metamfetamin jenis sabu,” ungkap Finari.


Dia menjelaskan, aksi pertama dilakukan pada Jumat (19/8/22) setelah petugas menangkap tersangka RLH, warga negara Meksiko yang kedapatan membawa  3.000 gram narkoba yang saat itu disembunyikan dalam koper bawaannya.


Kemudian setelah dilakukan penyelidikan, ternyata koper berisi narkotika tersebut berasal dari seorang warga negara Turki.

"Temuan tersebut kemudian dikembangkan sebagai ‘control delivery’ yang kemudian berhasil lagi mengamankan seorang warga negara Iran atas inisial EK sebagai yang menerima paket di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat,” lanjut Finari.

Ia menambahkan, untuk pengungkapan kasus kedua tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama tim gabungan pada Kamis (18/8/22) menggagalkan upaya penyelundupan 298 ekstasi narkotika kepada para penyelundup dengan cara menyembunyikannya ke dalam kemasan jajanan Kuaci.


Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui kemasan tersebut terdapat nama seorang wanita Tionghoa berinisial XJ yang diduga merupakan mantan narapidana pada sebuah kasus penyalahgunaan narkoba.

baca juga


"Ekstasi yang diselundupkan dari Malaysia dengan motif disembunyikan dalam kemasan makanan kecil kuaci oleh tersangka pria berinisial RA.” katanya.


Adapun hasil dari pengungkapan kasus ini, sambung Finari, dapat menyelamatkan 15.298 generasi masyarakat Indonesia, dengan asumsi seseorang mengkonsumsi 0.2 gram.  Sedangkan dari sisi keuangan negara dapat menghemat biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp13 miliar.

"Bea Cukai Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat Indonesia pemasukan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang. Tentunya kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjauhi obat-obatan terlarang demi generasi penerus bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satreskoba Kembali Tangkap Pemakai Sabu di Hotel yang Sama, Kali Ini Warga Lok Tuan

Satreskoba Kembali Tangkap Pemakai Sabu di Hotel yang Sama, Kali Ini Warga Lok Tuan

Kaltim | Kamis, 01 September 2022 | 08:30 WIB

Simpan Narkoba di Pohon Jambu, Pria di Sumut Ditangkap

Simpan Narkoba di Pohon Jambu, Pria di Sumut Ditangkap

Sumut | Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:03 WIB

R Diringkus Saat Berada di Hotel Bontang, 1 Poket Sabu Seberat 0,28 Gram Disita

R Diringkus Saat Berada di Hotel Bontang, 1 Poket Sabu Seberat 0,28 Gram Disita

Kaltim | Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:39 WIB

Pemusnahan bersama Bea Cukai Banten dan Kejaksaan atas hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai

Pemusnahan bersama Bea Cukai Banten dan Kejaksaan atas hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai

Serang | Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:31 WIB

Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Terhadap Penumpang

Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Terhadap Penumpang

Serang | Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:20 WIB

Mantan Kapolsek Sukodono, Jawa Timur Terlibat Narkoba Jenis Sabu Diperiksa Di Tempat Khusus

Mantan Kapolsek Sukodono, Jawa Timur Terlibat Narkoba Jenis Sabu Diperiksa Di Tempat Khusus

Serang | Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:15 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB