Suaraserang.id - Penelitian Google menunjukkan penipuan online menjadi tren selama COVID-19, dengan 18 juta upaya malware dan phishing terkait COVID-19 dan lebih dari 240 juta pesan spam terkait COVID-19 di dunia setiap hari untuk mencegah penipuan online.
Mark Risher, direktur senior keamanan, identitas, dan penyalahgunaan akun Google, berbagi tips untuk tetap aman saat online selama pertemuan media virtual di Jakarta.
Scam 19 Sebagian besar penipuan COVID-19 datang dalam bentuk email phishing, jadi jangan terburu-buru dan periksa setiap email COVID-19 yang Anda terima sebelum mengklik tautan apa pun atau mengambil tindakan lain.
meminta informasi pribadi seperti alamat rumah atau detail bank Anda. Tautan palsu sering kali meniru alamat situs web yang sering diakses oleh banyak orang, tetapi mengandung kata atau huruf tambahan. Untuk memastikan keaslian, verifikasi bahwa URL valid dengan mengarahkan kursor mouse ke tautan (untuk perangkat komputer/desktop) atau dengan menekan lama tautan (untuk perangkat seluler).
![Google-headquarter-office [istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/09/12/1-google-headquarter-office.jpg)
1. Gunakan akun email perusahaan untuk segala hal terkait pekerjaan
Akun perusahaan menawarkan fitur-fitur keamanan tambahan agar informasi perusahaan tetap aman. Jika Anda khawatir dengan metode pengamanan online di perusahaan Anda, hubungi staf IT di perusahaan Anda untuk memastikan fitur-fitur keamanan yang tepat telah diaktifkan, misalnya seperti Autentikasi 2 Langkah.
2. Amankan video call Anda saat memakai aplikasi konferensi video
Fitur dan kontrol keamanan bawaan yang ada di Google Meet diaktifkan otomatis, namun, ada beberapa langkah lain yang bisa diterapkan untuk mengamankan video call jika Anda menggunakan aplikasi konferensi video lainnya.
Pertama, jika rapat Anda hanya menggunakan kode numerik yang singkat, aktifkanlah fitur sandi atau PIN. Langkah verifikasi tambahan ini dapat membantu memastikan bahwa rapat hanya bisa diakses oleh peserta undangan.
Baca Juga: Waspada!,serangan "phishing" incar data riset universitas
Selanjutnya, saat membagikan undangan rapat ke orang banyak, pastikan untuk mengaktifkan fitur "ruang tunggu" sehingga penyelenggara dapat menyaring setiap peserta baru secara manual sebelum mengikuti rapat.
Jika Anda menerima undangan rapat yang mengharuskan Anda menginstal aplikasi konferensi video baru, selalu pastikan keaslian undangannya --untuk berjaga-jaga siapa tahu ada yang mengaku-ngaku sebagai orang yang Anda kenal-- sebelum menginstalnya.
3. Instal update keamanan ketika muncul pemberitahuan
Saat bekerja dari rumah, komputer yang Anda pakai untuk bekerja mungkin tidak begitu sering mengupdate teknologi keamanannya jika dibandingkan di kantor dan terhubung ke jaringan perusahaan.
Oleh karena itu, sangatlah penting untuk segera menindaklanjuti setiap pemberitahuan update keamanan. Update ini dapat memperbaiki setiap kerentanan keamanan yang telah diketahui, yang biasanya sering dicari dan dieksploitasi oleh peretas.
4. Gunakan pengelola sandi untuk membuat dan menyimpan sandi yang kuat