Pengamat: AHY Tidak Dewasa Dalam Komunikasi dan Aktor Politik

Serang

Kamis, 29 September 2022 | 00:10 WIB
Pengamat: AHY Tidak Dewasa Dalam Komunikasi dan Aktor Politik
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Rapimnas Partai Demokrat (ANTARA)

Pernyataan Presiden Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang membandingkan infrastruktur rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi sorotan.


Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menilai AHY menunjukkan ketidakdewasaan politik dalam pernyataannya, yang kemudian memicu kontroversi.


"Pandangan yang disampaikan AHY menunjukkan ketidakdewasaannya dalam komunikasi politik dan ketidakdewasaannya sebagai seorang aktor politik,” kata Hermanus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).


"Faktanya, dia adalah ketua umum partai, bahkan salah satu kandidat pilpres 2024," katanya.


Selain itu, AHY juga dianggapnya tak bisa disebut sebagai negarawan. Ia justru menilai kalau sosok AHY kini hanyalah sebagai politisi yang ingin berkusa.


“Kalau negarawan kan lebih mengedepankan, bukan kepentingan kekuasaan. Tetapi mendapatkan kekuasaan memang harus egaliter,” jelasnya.


Daripada membandingkan, Emrus menyarankan agar AHY menyiarkan program yang dibuatnya melalui partai yang dipimpinnya.


"Jadi adu program. Tidak membuat diksi-diksi yang terdengar seolah-olah SBY itu superior,” tambahnya.


Berdasarkan data, Emrus mengatakan bahwa SBY hanya membangun 189,2 kilometer jalan tol antara tahun 2004 dan 2019. Sejak menjabat pada 2014, Jokowi telah membangun jalan tol sepanjang 1.762,3 kilometer. Dan memang, 750 km jalan tol lagi direncanakan selesai pada 2024.

baca juga


Kemudian tercatat ada pembangunan 18 bendungan dimulai pada era SBY. Namun, semuanya terselesaikan di era Jokowi. Diketahui pula, Jokowi telah membangun 12 bendungan sejak menjabat.

Jika dijumlahkan, ada 30 bendungan yang selesai dibangun pada era Jokowi. Dan target di era Jokowi diprediksi akan ada 27 bendungan lagi pada 2024.


AHY Sindir Jokowi Cuma Gunting Pita


Sebelumnya, AHY membandingkan proyek pembangunan infrastruktur yang dilakukan di era pemerintahan SBY dengan pemerintahan Jokowi saat ini. Ia mengolok-olok pemerintah saat ini karena membangun banyak infrastruktur, meski hanya upacara seremoni gunting pita pertama.


Awalnya, AHY menyebut banyak pembangunan atau proyek infrastruktur yang dibangun di era SBY, namun tidak dipublikasikan secara luas.


“Jadi mohon maaf, ngga apa-apa teman-teman di media bisa menangkap pesan ini. Misalnya ada yang bilang dulu belum ada pembangunan infrastruktur, sebenarnya sudah banyak," kata AHY dalam sambutannya pada Rapimnas Demokrat 2022 di JCC Jakarta, Kamis (15/9/2022).


Kemudian, AHY mengatakan bahwa banyak proyek yang dibangun, direncanakan, disiapkan, dan ditugaskan di era SBY mencapai 70 atau 90 persen, tetapi diklaim pada era pemerintahan berikutnya dan digunakan sebagai upacara untuk menandai proyek itu hanya sebatas potong pita.


“Setahun gunting pita kira-kira masuk akal atau ngga? Ya kita ngga perlu juga diapresiasi, tapi jangan mengatakan, ‘ini kehebatan kita, satu tahun gunting pita,”  kata AHY.


"Itu namanya claiming sesuatu yang…ya kadang-kadang saya juga speechless mengatakannya,” lanjutnya.


Selain itu, AHY mengatakan dia tidak punya masalah dengan seremoni gunitng pita itum juga turut disematkan ucapan terima kasih kepada Demokrat khusunya pemerintahan SBY.


"Tapi kenapa sih kita tidak ucapkan terima kasih telah diletakkan pondasi atau landasan yang dibangun 70 persen, 80 persen, jadi tinggal 10 persen lagi untuk gunting pita. Terima kasih Demokrat, terima kasih SBY, begitu. Artinya kan adil. Betul? Jangan bilang Demokrat tidak peduli infrastruktur," katanya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NasDem Tak Ambil Pusing Soal Koalisi, Willy Aditya: 'Kalau nggak cukup, ya bubar jalan lah'

NasDem Tak Ambil Pusing Soal Koalisi, Willy Aditya: 'Kalau nggak cukup, ya bubar jalan lah'

Serang | Rabu, 28 September 2022 | 21:47 WIB

Jadi Kandidat Pilpres 2024, AHY Dinilai Tidak Dewasa Saat Berkomunikasi Politik

Jadi Kandidat Pilpres 2024, AHY Dinilai Tidak Dewasa Saat Berkomunikasi Politik

News | Rabu, 28 September 2022 | 21:37 WIB

'Amuk' Nadiem Makarim, Rudi Valinka Sebut Anggota DPR Jalankan Tugas Partai: Kritik Pemerintah Acak-acakan

'Amuk' Nadiem Makarim, Rudi Valinka Sebut Anggota DPR Jalankan Tugas Partai: Kritik Pemerintah Acak-acakan

News | Rabu, 28 September 2022 | 19:57 WIB

Hasil Survei: Mayoritas Responden Tak Setuju Duet Capres Prabowo-Jokowi

Hasil Survei: Mayoritas Responden Tak Setuju Duet Capres Prabowo-Jokowi

Serang | Jum'at, 23 September 2022 | 08:30 WIB

TikTok Blokir Akun Penggalangan Dana Kampanye Politisi Partai Politik

TikTok Blokir Akun Penggalangan Dana Kampanye Politisi Partai Politik

Serang | Kamis, 22 September 2022 | 22:45 WIB

Adian Napitupulu: AHY Kalau Bisa Belajar Berhitung Lagi!

Adian Napitupulu: AHY Kalau Bisa Belajar Berhitung Lagi!

Serang | Jum'at, 16 September 2022 | 23:52 WIB

Harry Tanoe Lantik Kiyai NU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama Media MNC Group

Harry Tanoe Lantik Kiyai NU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama Media MNC Group

Serang | Kamis, 15 September 2022 | 19:25 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×