Produksi Beras di Lebak Surplus 13 Bulan Kedepan

Serang

Rabu, 16 November 2022 | 18:00 WIB
Produksi Beras di Lebak Surplus 13 Bulan Kedepan
Petani di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak tengah menjemur gabah hasil panen Oktober 2022 untuk diproduksi menjadi beras (Antara)

Produksi beras di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak Januari -Oktober 2022 surplus 166.095 ton, dan kelebihan tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan 13 bulan kedepan.


 Pelaksana Data Statistik Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Supardi di Lebak, Rabu, menyatakan produksi beras Januari - Oktober tahun 2023 sebanyak 289.843 ton dari kebutuhan konsumsi penduduk di daerah ini sekitar 1,3 juta jiwa. 


 
Kebutuhan konsumsi beras untuk warga Kabupaten Lebak per tahun rata-rata 148.497 ton dan per bulan 12.375 ton.
 
Dengan demikian, kata dia, penyerapan kebutuhan beras sampai Oktober 2022 sebanyak 123.748 ton, sehingga surplus 166.095 ton. 
 
Menurut dia, selama ini, produksi beras hasil petani Kabupaten Lebak juga memberikan kontribusi terhadap kedaulatan pangan nasional karena mampu memasok ke Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang dan Pasar Induk Cipinang Jakarta Timur. 


Selain itu juga menyumbangkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk penanggulangan kebencanaan.
 
Kebanyakan produksi beras itu jenis beras medium fari hasil panen padi sawah dengan tiga kali musim tanam dengan memanfaatkan jaringan irigasi dan pompa untuk menyedot air permukaan.
 
 "Kami minta petani agar dapat melaksanakan indeks penanaman (IP) empat kali musim tanam guna meningkatkan produksi pangan," kata Supardi.
 
Ketua Kelompok Tani Sukabungah Desa Tambakbaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Ruhyana mengatakan sejak tiga pekan terakhir di sini mulai memasuki musim panen seluas 250 hektare dan mampu menyumbangkan ketersediaan pangan dan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di daerah itu.
 
Sebagian besar hasil panen padi yang anggotanya sebanyak 350 orang itu, ditampung oleh kelompok tersebut karena dinilai cukup menguntungkan secara ekonomi bagi petani dibanding dengan dijual ke tengkulak.
 
Kelompok tani itu, kata dia, nantinya mengelola usaha hasil panen padi dijadikan produksi beras.
 
"Jika petani itu bisa menghasilkan rata-rata produksi beras lima ton/hektare dengan harga Rp8.000/kg maka diakumulasikan menghasilkan Rp40 juta dan dipotong 30 persen atau Rp12 juta oleh kelompok yang membiayai produksi, sehingga petani bisa meraup keuntungan Rp28 juta/hektare," kata Ruhyana.

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Carut Marut Pangan Nasional, Anggota DPR Semprot Bapanas

Carut Marut Pangan Nasional, Anggota DPR Semprot Bapanas

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 17:21 WIB

Erick Thohir Jamin Pupuk Indonesia Jaga Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Pupuk Nasional

Erick Thohir Jamin Pupuk Indonesia Jaga Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Pupuk Nasional

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 12:27 WIB

Jaga Ketahanan Pangan dan Penghijauan, Mak Ganjar Bagikan Ratusan Pohon Cabai di Cilincing

Jaga Ketahanan Pangan dan Penghijauan, Mak Ganjar Bagikan Ratusan Pohon Cabai di Cilincing

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 09:10 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:53 WIB

Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?

Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?

Kalbar | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:25 WIB

Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan

Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan

Jabar | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:20 WIB

5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania

5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania

Jakarta | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:07 WIB

6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang

6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang

Banten | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:03 WIB

Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y

Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y

Bogor | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:57 WIB

Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer

Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer

Jabar | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:50 WIB

Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta

Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta

Jakarta | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:42 WIB

Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang

Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang

Banten | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:31 WIB

Viral Pesta Gay di Karawang, Polda Jabar Tetapkan 3 Tersangka Terkait Video Cabul

Viral Pesta Gay di Karawang, Polda Jabar Tetapkan 3 Tersangka Terkait Video Cabul

Jabar | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:24 WIB