Pemilu 2024, Pengaruh Presiden Joko Widodo Dinilai Melempem

Serang | Suara.com

Senin, 21 November 2022 | 13:18 WIB
Pemilu 2024, Pengaruh Presiden Joko Widodo Dinilai Melempem
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Serang.suara.com - Baru-baru ini, Direktur Eksekutif Voxpol Center Syarwi Pangi Chaniago beberkan hasil survei terkait pengaruh pejabat atau tokoh dalam Pilpres atau Pemilu 2024.

Menurut hasil survei Voxpol Center memperlihatkan kekuatan Joko Widodo atau Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia melempem soal pencalonan calon presiden di masa akan datang.

Kata Syarwi Pangi Chaniago, dari data analisis dan hasil pernyataan responden terbongkar, bahwa pilihan mereka tetap walau Jokowi menyatakan dukungan kepada salah satu calon presiden.

"Pengaruh Presiden Joko Widodo terbilang cukup rendah untuk mengarahkan publik kepada kandidat tertentu," kata Syarwi Pangi Chaniago, berdasar laporan wartaekonomi.co.id, Sabtu (19/11/2022).

Melempemnya pengaruh Presiden Jokowi sangat tinggi dengan hasil persentase 65,7 persen, sementara sisanya yakni 25 persen menunjukan pilihan kepala negara di Indonesia terhadap salah satu kandidat.

"Sementara 9,3 persen responden memilih untuk menjawab tidak tahu," ungkap data Voxpol Center itu.

Masih kata Syarwi Pangi Chaniago, secara kesimpulan cuma 32,1 persen responden mengambil kesimpulan bilamana Jokowi bakal memberi dukungan buat Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Adapun Anies Baswedan mengantongi 22,3 persen, Parbowo Subianto 18,7 persen, Ridwan Kamil 6,6 persen, Puan Maharani 5,6 persen, dan AHY 4,6 persen.

Sedangkan Andika Perkasa mendapatkan 3,3 persen, Sandiaga Uno 2,3 persen, Erick Thohir 1 persen. Sementara tokoh lainnya seperti Airlangga Hartarto 0,3 persen.

"Kemudian ada 3,3 persen memilih tidak jawab atau tidak tahu," beber Pangi Chaniago.

Survei Voxpol Center Research & Consulting dilakukan terhadap 1.220 responden pada 22 Oktober sampai 7 November 2022 lalu.

Survei dilakukan dengan systematic random sampling dan memiliki toleransi atau batas kesalahan (margin of error) sekitar 2,81 persen.

Usia responden yang dijadikan sampel adalah 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei SMRC: Airlangga Keok, Suara Ganjar, Suara Golkar di Pilpres 2024

Survei SMRC: Airlangga Keok, Suara Ganjar, Suara Golkar di Pilpres 2024

| Kamis, 17 November 2022 | 15:41 WIB

PDIP Tegaskan Tak Tunduk pada Keinginan Relawan GP Mania Usung Capres Ganjar Pranowo

PDIP Tegaskan Tak Tunduk pada Keinginan Relawan GP Mania Usung Capres Ganjar Pranowo

| Selasa, 15 November 2022 | 16:00 WIB

Dinilai Mendua, Pengamat Sarankan Jhonny G Plate Mundur dari Kabinet Jokowi

Dinilai Mendua, Pengamat Sarankan Jhonny G Plate Mundur dari Kabinet Jokowi

| Sabtu, 12 November 2022 | 19:16 WIB

Terkini

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang

Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang

Entertainment | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB