Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
Ilustrasi warga meninggal dunia usai tertabrak KRL di Jakarta. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Nur Hasan tewas tertabrak KRL di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa malam saat mencoba melerai tawuran remaja.
  • Korban tertabrak kereta saat berusaha menghentikan bentrokan kelompok remaja yang menggunakan senjata tajam dan petasan di rel.
  • Polisi melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku tawuran yang menyebabkan kematian warga saat sedang menunaikan ibadah salat.

Suara.com - Sebuah aksi heroik berujung tragedi memilukan di perlintasan kereta api Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (5/5) malam.

Seorang pria bernama Nur Hasan (45) meregang nyawa usai tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) saat berupaya melerai tawuran remaja yang pecah di kawasan tersebut.

Peristiwa nahas ini bermula ketika dua kelompok remaja terlibat bentrok hebat di sekitar bantaran rel. Suasana mencekam seketika menyelimuti lokasi.

Menggunakan senjata tajam, lemparan batu, hingga letusan petasan, kedua kubu saling serang tanpa mempedulikan keselamatan warga maupun pengguna jalan.

Ketua RW 10 Cipinang, Endang Darmanto, mengonfirmasi insiden tragis yang menimpa warganya tersebut.

"Iya, korban tertabrak KRL yang mengarah ke Stasiun Jatinegara," kata Endang saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (29/1).

Terjadi Usai Salat Isya

Berdasarkan informasi di lapangan, Nur Hasan saat itu baru saja menunaikan ibadah salat Isya dan sedang dalam perjalanan pulang.

Melihat kekacauan yang dipicu oleh aksi saling ejek di media sosial tersebut, nurani Nur Hasan tergerak untuk menghentikan kegilaan para remaja itu.

baca juga

Namun malang, saat mencoba menengahi bentrokan di dekat rel, ia diduga tidak menyadari ada kereta yang tengah melaju kencang ke arahnya.

"Sepertinya mau melerai tawuran, tapi tidak melihat ada kereta yang lewat. Korban masih mengenakan baju koko," ungkap Endang dengan nada prihatin.

Ilustrasi tawuran. (Suara.com/Ema)
Ilustrasi tawuran. (Suara.com/Ema)

Benturan keras tak terhindarkan. Tubuh Nur Hasan terpental dan ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.

Situasi Mencekam dan Gas Air Mata

Tawuran tersebut tidak hanya memakan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga. Para pengendara motor terpaksa berhenti dan memutar balik karena takut menjadi sasaran salah sasaran lemparan batu dan kembang api. Bahkan, kereta yang melintas pun tak luput dari sasaran anarkis para remaja tersebut.

Heru (46), salah satu pengendara yang terjebak di lokasi, menceritakan betapa kacaunya situasi saat polisi berusaha membubarkan massa yang beringas.

"Tidak lama polisi datang, lalu menembakkan gas air mata. Mata saya sampai perih, akhirnya saya menepi ke tempat aman," kata Heru.

Polisi yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat memecah massa dan menenangkan situasi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu para pelaku tawuran yang menyebabkan hilangnya nyawa warga tak bersalah tersebut.

Kini, lokasi kejadian telah kondusif, namun duka mendalam menyelimuti warga Cipinang atas kepergian Nur Hasan, sosok yang tewas demi mengupayakan kedamaian di lingkungannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB