Viral Katanya Copot Kapolres Cianjur di Medsos, AKBP Doni Hermawan Bilang: Bukan Intoleran

Serang Suara.Com
Minggu, 27 November 2022 | 16:57 WIB
Viral Katanya Copot Kapolres Cianjur di Medsos, AKBP Doni Hermawan Bilang: Bukan Intoleran
Slogan Gereja Reformed Injili Indonesia (Facebook/Tangkapan Layar)

Baru-baru ini viral nama Kapolres Cianjur Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di media sosial bahkan trending topik di Twitter.

Viralnya #KapolresCianjur di Twitter setelah netizen ramai-ramai geruduk soal kalimatnya 'Bukan Aksi Intoleran' saat sekelompok warga copot tulisan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' yang tertempel di tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

Netizen pun menggeruduk Kapolres Cianjur dan mendesak Kapolri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot AKBP Doni Hermawan dari jabatannya sebagai kepala kepolisian resor setempat.

"Menyedihkan, jika selaku aparat negara dalam hal ini Kapolres Cianjur memberi ruang kepada para bibit intoleran beraksi," ucap @figoantasena, Minggu (27/11/2022).

Menurut netizen seakan-akan Kapolres Cianjur jadi juru bicara dari aksi pencopotan label 'Gereja Reformed Injili Indonesia' di atas tenda pengungsi korban gempa bumi di Cianjur.

"Kebinekaan telah kita sepakat bersama jauh sebelum beliau jadi kapolres cianjur. Kejadian itu di respon seolah beliau jadi jubir itu. Miris," sambung pemilik akun @figoantasena.

Hal senada juga dikatakan, aktivis Jaringan Islam Liberal dan politikus Partai Solidaritas Indonesia, Mohamad Guntur Romli.

"Mohon segera Mutasi Kapolres Cianjur ke Yanma Pak @ListyoSigitP, beliau mungkin belum mampu berada dalam kebhinekaan," tulis warga net lainnya.

"Kapolres Cianjur, pengen viral keknya..," tulis warga net lainnya.

Baca Juga: Denise Chariesta Suka Bandarin RD Kalau Check Ombak, yang Ketembak Denny Sumargo

Bongkar Slogan Gereja Reformed Injili Indonesia, Kapolres Cianjur: Bukan Intoleran

Tangkapan layar slogan Gereja Reformed Injili Indonesia di tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat [Instagram]
Tangkapan layar slogan Gereja Reformed Injili Indonesia di tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat (sumber: Instagram)

Sebelumnya  Viral video di media sosial beberapa orang copot tulisan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' slogan tersebut tertera di salah satu tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Tenda tersebut berwarna biru bagian atasnya dan slogan bertuliskan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' ada tepi penutup tenda pengungsian korban gempa bumi Cianjur.

Dalam video viral yang beredar tersebut, belum ada diketahui lokasinya di Cianjur, terutama lokasi slogan 'Gereja Reformed Injili Indonesia' yang tertera di tenda pengungsian warga korban gempa tersebut.

Video itu terunggah, Sabtu (26/11/2022) dengan narasi di dalam video viral itu 'pembongkaran' sembari tertawa.

Selain itu dalam video tampak kopiah dan baju koko merekam penanggalan slogan tulisan yang ada di tenda pengungsian. Bukan cuma satu orang, warga juga turut serta mencopot banner tulisan tersebut.

Kapolres Cianjur Jawab Bukan Intoleran

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan saat diwawanca diruangannya, Jumat (3/12/2021). [Fauzi Noviandi/Suara.com]
Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan saat diwawanca diruangannya, Jumat (3/12/2021). (sumber: Fauzi Noviandi/Suara.com)

Menjawab viralnya video pelepasan slogan tulisan di tenda pengungsian warga terdampak korban gempa bumi. Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, itu dilakukan salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Cianjur.

Kata Doni lagi, kalau tenda buat pengungsian masyarakat terdampak gempa bumi itu ada di empat titik, yakni di Mangunkerta, Sarampad dan dua titik lainnya, Sabtu, 26 November 2022.

AKBP Doni Hermawan menegaskan kalau pelepasan stiker bertuliskan Gereja Reformed Injili Indonesia oleh warga dengan ormas bukan aksi intoleran.

"Jadi perlu ditegaskan. Itu bukan aksi intoleran. Tendanya masih warga pakai dan tidak menolak. Hanya stiker atau labelnya yang di copot," kata Doni.

Menurut Doni bantuan itu agar tidak menonjolkan kelompok tertentu, artinya tetap netral yakni sama-sama misi kemanusiaan.

"Itu agar netral semuanya, bergerak atas nama kemanusiaan. Tidak lengkap menampilkan kelompok tertentu," ungkapnya lagi. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI