Merapal Sejarah Cina Benteng di Vihara Boen San Bio Tangerang

Serang

Minggu, 15 Januari 2023 | 16:13 WIB
Merapal Sejarah Cina Benteng di Vihara Boen San Bio Tangerang
Para kaum remaja etnis keturunan Tionghoa sedang berlatih barongsai dan naga di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Menelisik perkembangan etnis Tionghoa di Tangerang, tak akan bisa lepas dari sejarah masa lalu. Berkembangnya etnis dan entitas Tionghoa dapat dilihat dari banyaknya bangunan Vihara atau klenteng di wilayah Tangerang. 

Bahkan ada Klenteng yang sudah berusia ratusan tahun, salah satunya adalah Klenteng tempat pamujaan para dewa sebagai saksi sejarah lahirnya keturunan orang-orang 'Cina Benteng' bernama Vihara Boen San Bio

Bangunan itu di dominasi oleh warna merah dan kuning. Pada bagian atap gerbang masuk terdapat patung burung phoenix (Fenghuang atau Hong) dan naga. Di bagian pojok sisi kirinya akan terlihat rumah minyak yang menyediakan beragam botol minyak untuk ritual sembahyang.

Di halaman depan ada patung singa penjaga (Cioksay); patung betina yang sedang bermain dengan anaknya sementara yang jantan sedang memegang bola. Arsitektur Klenteng itu kini terlihat kian megah. 

Bagian depan dari bangunan Klenteng atau Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Bagian depan dari bangunan Klenteng atau Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Setelah memasuki koridornya, sebuah hiolo yang terbuat dari marmer terlihat sebagai tempat membakar hio atau dupa. Di setiap sudut Klentent dipenuhi ruang-ruang persembahan kepada nenek moyang lengkap dengan meja altar dan patung sang dewa. 

Sementara pada bagian tengah dan belakang Klenteng, sejumlah anak-anak remaja tengan berlatih serius memainkan atraksi Barongsai lengkap dengan iringan tabuhan tambur, gong dan simbalnya.

Vihara ini berlokasi di Jalan Karel Sadsuitubun No. 43, Pasar Baru, Kota Tangerang, Banten. Klenteng ini telah berdiri sejak tahun 1689 dan ditetapkan sebagai salah satu situs cagar budaya Kota Tangerang karena usianya yang sudah tua.

Suasana di dalam Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Suasana di dalam Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Awal mulanya, Klenteng ini dibangun oleh seorang saudagar Tionghoa bernama Lim Tau Koen untuk kebutuhan pemujaan para saudagar Tionghoa yang datang ke Nusantara sekaligus sebagai tempat meletakkan patung Dewa Bumi (Kim Sin Khongco Hok Tek Tjeng Sin) yang dibawa oleh Kaufmann dari Banten. 

Boen San Bio secara harfiah berarti kebajikan setinggi gunung. Kuil Boen San Bio, yang sekarang menjulang megah di area seluas 4.650 meter persegi ini, awalnya seluruh bangunan terbuat dari bambu dan kayu, dengan dinding terbuat dari gedek sementara, sedangkan atapnya terbuat dari daun rumbia. 

Altar Pemujaan Patung Dewa di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Altar Pemujaan Patung Dewa di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Seiring berjalannya waktu, Kelenteng Boen San Bio mengalami beberapa kali renovasi dan pemugaran. Setelahnya, pada tahun 1972, Yayasan Vihara Nimmala Boen San Bio pun resmi didirikan. 

Hal menarik lainnya dari klenteng ini adalah adanya petilasan seorang tokoh yang menyebarkan agama Islam di Jawa Barat, yaitu Raden Surya Kencana dan istrinya. Mulanya, petilasan aslinya berada dibagian depan Klenteng.

Hingga akhirnya, karena bagian depan klenteng terkena pelebaran jalan, Petilasan Raden Surya Kencana dipindahkan ke bagian dalam. Kehadiran Kelenteng Boen San Bio juga menjadi simbol keberagaman dan toleransi beragama.

Warga etnis keturunan Tionghoa saat melakukan pemujaan di petilasan Raden Surya Kencana atau embah R.D Surya Kentjana  di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Warga etnis keturunan Tionghoa saat melakukan pemujaan di petilasan Raden Surya Kencana atau embah R.D Surya Kentjana di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Karena pengunjung yang datang ke Vihara itu tidak hanya umat Budha yang melakukan peribadatan atau sembahyang, namun juga terbuka bagi banyak warga umat muslim yang datang ke pura Boen San Bio untuk berziarah ke petilasan Raden Surya Kencana dan istrinya. 

Diketahui juga, pada momentum setiap hari besar umat Islam, Yayasan Vihara
Nimmala selalu melaksanakan syukuran. Selain itu, jika berjalan sedikit ke bagian sisi kiri Vihara Boen San Bio juga terdapat pura, yang merupakan tempat ibadah umat Hindu, sedangkan disisi belakang vihara ini terdapat sebuah masjid yang berjarak hanya sekitar 200 meter.

Pengunjung manyaksikan atraksi latihan barongsai di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Pengunjung manyaksikan atraksi latihan barongsai di Vihara Boen San Bio, Tangerang, Banten, Sabtu (14/1/2023). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Tangerang Banten

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Tangerang Banten

Banten | Minggu, 15 Januari 2023 | 11:34 WIB

Modus Berpura-pura Jadi Mata Elang, Pria di BSD Tangerang jadi Korban Begal

Modus Berpura-pura Jadi Mata Elang, Pria di BSD Tangerang jadi Korban Begal

News | Sabtu, 14 Januari 2023 | 22:12 WIB

Rumah Terbakar, Pria Paruh Baya di Tangerang Tewas Terjebak Asap Pekat

Rumah Terbakar, Pria Paruh Baya di Tangerang Tewas Terjebak Asap Pekat

Jakarta | Senin, 09 Januari 2023 | 14:27 WIB

Uji Coba Sistem ETLE Statis di Jalan Daan Mogot, Polres Metro Tangerang Sebutkan Atasi Peningkatan Pelanggaran Lalin

Uji Coba Sistem ETLE Statis di Jalan Daan Mogot, Polres Metro Tangerang Sebutkan Atasi Peningkatan Pelanggaran Lalin

Otomotif | Jum'at, 06 Januari 2023 | 19:14 WIB

7 Orang Meninggal Akibat DBD Sepanjang Tahun 2022 di Kabupaten Tangerang

7 Orang Meninggal Akibat DBD Sepanjang Tahun 2022 di Kabupaten Tangerang

Serang | Jum'at, 06 Januari 2023 | 10:46 WIB

Dilecehkan Oleh Mie Gacoan, Satpol PP Tangsel Akan Polisikan Resto Tersebut

Dilecehkan Oleh Mie Gacoan, Satpol PP Tangsel Akan Polisikan Resto Tersebut

Serang | Jum'at, 06 Januari 2023 | 06:53 WIB

Warga Tangsel Dominasi Buang Sampah di Median Jalan Ciledug

Warga Tangsel Dominasi Buang Sampah di Median Jalan Ciledug

Serang | Kamis, 05 Januari 2023 | 09:54 WIB

Orang tuanya Dihina Tangan Buntung, Kecil, Item, Adik Kaka Bunuh Teman Tongkrongan

Orang tuanya Dihina Tangan Buntung, Kecil, Item, Adik Kaka Bunuh Teman Tongkrongan

Serang | Rabu, 04 Januari 2023 | 06:45 WIB

3 Tahun Bermain Kartel Harga Tiket, Menhub Budi Baru Ngeh Kasusnya

3 Tahun Bermain Kartel Harga Tiket, Menhub Budi Baru Ngeh Kasusnya

Serang | Senin, 26 Desember 2022 | 18:48 WIB

Menyasar Mahasiswa, Delapan Kilogram Ganja Dibakar BNN Kota Tangerang Untuk Dimusnahkan

Menyasar Mahasiswa, Delapan Kilogram Ganja Dibakar BNN Kota Tangerang Untuk Dimusnahkan

Serang | Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:33 WIB

Terkini

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Pemkot Anggarkan Rp 10 M Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes, Tuai Kritik LBH Medan

Pemkot Anggarkan Rp 10 M Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes, Tuai Kritik LBH Medan

Sumut | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:57 WIB

Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic

Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:55 WIB

5 Arti Mimpi Bertemu Harimau, Ada Isyarat Rezeki hingga Datangnya Jodoh

5 Arti Mimpi Bertemu Harimau, Ada Isyarat Rezeki hingga Datangnya Jodoh

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:54 WIB

Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain

Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:52 WIB

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:52 WIB

The 9th INAMICE 2026 Angkat Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

The 9th INAMICE 2026 Angkat Transformasi Digital untuk Perkuat Smart Economy Jakarta

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51 WIB

Sering Begadang? Intip 5 Krim Mata Pria untuk Atasi Keriput dan Mata Lelah

Sering Begadang? Intip 5 Krim Mata Pria untuk Atasi Keriput dan Mata Lelah

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:50 WIB

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:47 WIB

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Opini | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:44 WIB