serang

Di Hari Kanker Sedunia, Menkes Ajak Masyarakat Jangan Takut Deteksi Kanker

Serang Suara.Com
Minggu, 05 Februari 2023 | 21:55 WIB
Di Hari Kanker Sedunia, Menkes Ajak Masyarakat Jangan Takut Deteksi Kanker
Budi G Sadikin Menkes RI (Instagram/budigsadikin)

Hari Kanker sedunia diperingati setiap 4 Februari. Diketahui setiap tahunnya jumlah penderita dan kematian akibat kanker terus bertambah, namun yang bisa mengakses pengobatan sangatlah kecil.

Sebagai upaya untuk mendukung langkah pemerintah menemukan kanker pada stadium yang lebih dini, Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin mengajak masyarakat Indonesia untuk berani melakukan deteksi dini kanker.

“Yuk bantu kementerian kesehatan bersama-sama untuk melakukan sosialisasi, edukasi, promosi, untuk deteksi kanker dini, aku butuh tenaga dan energinya untuk bantu Masyarakat” ungkap Budi saat menghadiri peringatan Hari Kanker Sedunia di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (4/2/2023).

Dia menjelaskan bahwa kanker yang ditemukan pada stadium yang lebih rendah, bisa meningkatkan peluang kesembuhan mencapai 80-90 persen.

"Deteksi dini pada kanker dapat dilakukan dengan bermacam Metode, seperti untuk Breast Cancer cara pengecekan dapat menggunakan metode SADANIS (Pemeriksaan Payudara Secara Klinis) dan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)," jelasnya dikutip dari website Kemekes.co.id

Budi menyebutkan langkah yang telah dilakukan dari pemerintah mulai berjalan, seperti penyediaan alat pemeriksaan kanker, pemerataan penyebaran alat kesehatan dari 514 kabupaten dan kota, serta berasiswa untuk dokter umum dan spesialis kanker.

Meski demikian, Budi mengatakan masih sangat diperlukan penguatan pada upaya promotif di masyarakat.

“Bagaimana mengedukasi wanita Indonesia untuk tidak takut mamografi kanker. Yuk deteksi dini kolonoskopi saat berumur 50 tahun, ayo tes HPV DNA toh bisa dilakukan sendiri, hal seperti ini tidak bisa Kemenkes lakukan sendiri,” imbuhnya.

Ilustrasi sel kanker [pixabay.com]
Ilustrasi sel kanker (sumber: pixabay.com)

Data GLOBOCAN tahun 2020 menunjukkan setidaknya 19.292.789 kasus kanker baru di dunia dengan 3 kasus terbanyak adalah payudara, paru dan kolorektal.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: Libas Spezia 3-0, Napoli Kokoh di Puncak Klasemen

Di Indonesia terdapat 396.914 kasus kanker baru pada tahun 2020 dengan sebagian besar pasien datang berobat pada stadium lanjut.

"Kanker payudara dan kanker leher rahim mendominasi kejadian kanker pada wanita. Sementara Kanker paru paru dan Kolorektal mendominasi kejadian kanker pada Pria," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Kanker menjadi penyumbang peringkat tiga besar penyebab kematian di dunia. Estimasi dari IARC (International Agency of Cancer Research) pada tahun 2040 angka kasus kanker baru dapat mencapai 30,2 juta kasus dengan angka kematian mencapai 16,3 juta kasus.

Sekitar 70% dari kasus kanker baru akan berasal dari negara berpendapatan rendah hingga menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI