Timnas Bulu Tangkis Gagal Rebut Kejuaraan Beregu Campuran Asia, PBSI Bilang Begini

Serang Suara.Com
Minggu, 19 Februari 2023 | 22:29 WIB
Timnas Bulu Tangkis Gagal Rebut Kejuaraan Beregu Campuran Asia, PBSI Bilang Begini
Putri KW (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) mengaku ada faktor kegagalan Timnas Bulu Tangkis Indonesia melaju masuk babak perempat final Kejuaraan Beregu Campuran Asia (BAMTC) 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Mental dan kondisi pemain salah satu faktor kegagalan, dan itu berdasar evaluasi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Rionny Mainaky via rilis resmi PBSI, Minggu (19/2/2023).

Penguat faktor tersebut, seperti Gregoria yang mengalami sakit flu dan Putri KW yang memang sedang tidak baik-baik saja atau kurang sehat.

Faktor pemain tersebut diutarakan Rionny Mainaky. Walau semula awal PBSI sangat yakin Putri KW dapat bermain baik saat partai kedua menggantikan Gregoria yang kurang fit.

Kegagalan pemain bulutangkis asal Indonesia juga dialami tim ganda putra dan ganda putri yang tampil pada partai ketiga maupun keempat.

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga kurang sehat, aku Rionny.

Skuad Garuda tumbang di tangan Korea Selatan dengan skor 1-3. Walau demikian PBSI mengakui dan mengapresiasi akan teknik para pemain Timnas Bulu Tangkis Indonesia.

"Teknik mereka sangat unggul tapi tidak maksimal memainkan peran lantaran mental tidak mendukung," ungkapnya.

Faktor kekalahan Timnas Bulu Tangkis Indonesia kata Rionny, karena atlet ragu-ragu di lapangan. 

Baca Juga: Erick Thohir Tegas Memberantas Mafia Bola

"Teknik menang tapi di tengah pertandingan tak bisa keluar dari tekanan karena lawan lebih baik beradaptasi," ucapnya.

Putra Chico Aura Dwi Wardoyo Selamatkan Wajah Indonesia

Sementara dari sisi lain, Putra Chico Aura Dwi Wardoyo selamatkan wajah Indonesia. Mereka menang saat laga pembuka.

Memang tekanan dari lawan sangat kuat, sehingga timnas bulutangkis Indonesia tidak kuat melawan seperti rival mereka.

"Harusnya, kalau lawan bermain nekat, pemain kita harus lebih nekat. Kalau lawan bermain berani, pemain kita juga harus jauh lebih berani lagi," tutur Rionny.

Menurut Rionny, keberanian pun tak cukup untuk bisa memenangi pertandingan pada ajang beregu. Namun kecakapan dalam memilih strategi juga tak lepas dari kunci keberhasilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI