Sistem Pemilu 2024 dengan proporsional tertutup maka negara dalam bahaya, kata Ketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Cak Imin mengurai, bahwa kedepan banyak banyak tantangan selama Pemilu 2024 atau pasca Pilpres. Hal ini ia kemukakan dalam acara Uji Kepatutan Kelayakan bakal calon anggota legislatif DPR RI PKB di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (21/3/2023).
"Negara dalam bahaya jika mengikuti sistem Pemilu proporsional tertutup," ujar Muhaimin Iskandar.
Menurutnya bakal ada kejutan-kejutan di luar dugaan dan banyak yang tidak logis ketika nantinya bersifat tertutup.
"Bayangkan kalau besok keputusan MK, pemilihan umum bersifat tertutup, tidak logis, tidak logis," kata Cak Imin.
Walau demikian, Muhaimin Iskandar tidak ingin mendahului seperti yang ia gambarkan di atas.
"Saya cuma mengingatkan," kata Muhaimin Iskandar.
Wawancara terpisah dengan Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid. Ia menyampaikan sekaligus berharap Mahkamah Konstitusi (MK) di Pemilu mendatang dapat menggunakan sistem pemilu proporsional terbuka.
"Mudah-mudahan terbuka dan tidak tertutup. Sebab jia tertutup menyulitkan," ungkap Jazilul Fawaid.
Baca Juga: Bintang Emon Gak Percaya Ada Bandar Narkoba Dilindungi Polisi
Jazilul Fawaid mengungkapkan, bahwa kalau Pemilu kedepan cuma coblos partai, maka dapat menjadi sumber kekacauan di pemilihan umum 2024.
"Namun perlu saya sampaikan jika nanti MK memutuskan tertutup itu akan menjadi pintu kekacauan Pemilu 2024," tutupnya. [*]