Serang.suara.com - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) mendonorkan darah mereka di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia.
Dari pantauan awak redaksi Suara Serang di lapangan, kegiatan donor darah dimulai pukul 08.00 WIB. Pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum menyumbangkan darah mereka.
Tak hanya sekedar donor darah, Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan hiburan musik live.
Suhara Manullang, selaku kepala unit donor darah PMI Tangerang Selatan, mengatakan target dari kegiatan adalah mengumpulkan 200 hingga 300 kantong darah melalui aksi donor darah ini.
"Targetnya sekitar itu. Di Tangerang Selatan, kami membutuhkan sekitar 4.000 hingga 5.000 kantong darah setiap bulannya. Hari ini kami berharap dapat mencapai 200 atau 300 kantong darah," kata Suhara, Kamis (22/6/2023).
Meskipun memprioritaskan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel, donor darah juga terbuka untuk umum.
Pada kegiatan donor darah hari ini, seorang pensiunan ASN yang telah melakukan lebih dari 100 kali donor darah juga turut berpartisipasi. Namanya adalah Toto Sudarto (67) dari Puspitek.
Toto mengaku telah mendonorkan darah sejak pertama kali menjadi abdi negara pada tahun 1980-an dan terus melakukannya secara rutin hingga saat ini.
"Kegiatan ini sangat positif. Saya juga sangat terbantu dengan melakukan donor darah. Tubuh saya menjadi sehat, nyaman, dan makanan juga terasa enak. Ini merupakan kali ke-104 saya mendonorkan darah. Awalnya saya melakukannya di Bandung saat saya menjadi PNS. Saya melakukan donor darah secara rutin sejak saat itu, bahkan setelah saya pindah ke Puspitek pada tahun 1988," ujar Toto.
Baca Juga: Sikap Pemerintah Soal Polemik Ponpes Al-Zaytun: Bentuk Tim Investigasi, Izin Bakal Dicabut?
Saat ini, Toto sedang mengurus berkas untuk mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden.
Dengan rutin melakukan donor darah, Toto berharap masyarakat tidak takut untuk mendonorkan darah mereka. Menurutnya, selain membantu sesama, dengan mendonorkan darah, tubuh juga akan memproduksi darah baru, sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
"Saya justru merasa pusing jika tidak melakukan donor darah," katanya.
Kehadiran Toto diacungi jempol oleh Suhara sebagai sosok motivator bagi masyarakat agar mau mendonorkan darah mereka. [*]