Jembatan Krimea Kena Serang, Rusia Mengamuk dan Setop Berpartisipasi Biji-Bijian Laut Hitam

Serang

Senin, 17 Juli 2023 | 20:37 WIB
Jembatan Krimea Kena Serang, Rusia Mengamuk dan Setop Berpartisipasi Biji-Bijian Laut Hitam
jembatan krimea kembali kena serang dan dua warga sipil luka di kepala dan dada (Airspace)

Serang.suara.com - Rusia mengamuk lantaran jembatan Krimea kena serang tentara Ukraina, sehingga berdampak besar bagi beberapa negara terkait urusan biji-bijian.

PBB pun turun gunung untuk menengahi terkait Rusia menghentikan diri untuk tidak berpartisipasi dalam kesepakatan penyaluran biji-bijian via Laut Hitam.

Jembatan Krimea hancur total setelah dua drone diduga milik Ukrania menghancurkannya, membuat dua warga sipil meninggal, dan bagi Moskow serangan tersebut tidak dapat ditolerir.

Korban merupakan seorang wanita dan anak perempuan berusia 14 tahun, kondisi mereka saat ledakan terjadi mengalami cedera pada dada dan kepala hingga dievakuasi ke rumah saki terdekat.

Hal itu yang membuat Presiden Vladimir Putin menginstruksikan bahwa negaranya enggan berpartisipasi dalam hal pengiriman biji-bijian. Insiden itu terjadi dini hari dengan luas ledakan mencapai 19 kilometer.

Adapun jembatan Krimea seperti dikutip Serang.suara.com dari Reuters, Senin (17/7/2023) merupakan jembatan penghubung Rusia ke Krimea, setelah dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.

Jika Rusia menghentikan partisipasi biji-bijian tersebut akan berdampak pada beberapa negara tetangga, akhirnya Turki dan PBB turun gunung dan memediasi hal itu.

Sebelumnya Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dengan tegas, kalau Rusia akan menyetop partisipasi tentang pengiriman paket biji-bijian Laut Hitam, dan menilai kesepakatan di awal tidal lagi berlaku bagi Moskow.

"Rusia akan kembali menyepakati setelah Barat menyetujui apa yang menjadi kesepakatan dari Rusia, dan itu harus dipenuhi," kata Dmitry Peskov, setelah menyatakan kesepakatan partisipasi batal Senin ini.

baca juga

Sekait serangan terhadap Jembatan Krimea, militer Ukraina mengatakan bahwa serangan tersebut salah satu bentuk provokasi Rusia.

Kendati demikian media lokal Ukraina melaporkan kalau yang bertanggung jawab akan insiden ledakan jembatan ialah Dinas Keamanan Ukraina. Walau sejauh ini dikabarkan bahwa militer Ukraina telah memperluas dan menguasai beberapa wilayah teritorial.

Sayangnya hal ini belum dapat terkonfirmasi soal penguasaan wilayah oleh Ukraina, demikian pula Rusia, seperti laporan media Ukraina kutip dari Reuters.

Hingga berita ini turun, belum ada informasi terbaru akankah Rusia kembali berpartisipasi dalam hal biji-bijian Laut Hitam. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1600 Karyawan Pabrik Sepatu Kelas Dunia di Serang Minta Karyawannya Mengundurkan Diri

1600 Karyawan Pabrik Sepatu Kelas Dunia di Serang Minta Karyawannya Mengundurkan Diri

Serang | Rabu, 11 Januari 2023 | 08:31 WIB

Ditawari Harga Diskon, Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak Mentah Rusia

Ditawari Harga Diskon, Jokowi Pertimbangkan Beli Minyak Mentah Rusia

Serang | Senin, 12 September 2022 | 22:24 WIB

Harap-Harap Cemas Harga Pertalite Naik, Malam Ini Diumumkan Jam Berapa?

Harap-Harap Cemas Harga Pertalite Naik, Malam Ini Diumumkan Jam Berapa?

Serang | Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:23 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×