Serang.suara.com - Alergi dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kehidupan anak terhadap sosial mereka, akan tetapi alergi jangan jadi penghalang bagi anak untuk menyadari potensi yang dimiliki.
Hal itu diutarakan Dewi Angraeni, Kepala Unit Bisnis Morinaga Specialties KALBE Nutritionals dalam sesi diskusi World Allergy Week 2023 bersama orang tua dan anak-anak, baru-baru ini.
Dewi Angraeni menjelaskan bahwa anak-anak yang alergi terhadap susu sapi atau makanan lainnya yang dapat menghambat tumbuh kembang anak, bukan suatu halangan. Orang tua bisa membantu mereka tumbuh secara optimal guna mencapai potensi anak secara maksimal.
"Jangan kemudian alergi jadi penghalang bagi anak untuk menjadi seorang juara, kami percaya penanganan yang tepat dapat mendukung anak-anak tumbuh kembang, bebas sensitif susu sapi," ucap Dewi di depan orang tua saat Morinaga Allergy Week 2023.
Ini memang tantangan besar bagi Indonesia untuk menjaga kesehatan anak, dan sudah barang tentu peran PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) melalui merek Morinaga peduli terhadap pertumbuhan kembang anak secara optimal.
Sebagai catatan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat anak alergi terhadap susu sapi dengan persentasi 2 sampai 7,5 persen. Bahkan RS Cipto Mangunkusumo Jakarta juga pernah mencatat di tahun 2012 bahwa anak-anak yang menderita alergi terhadap susu sapi berada di angka 23,8 persen.
"Justru dengan penanganan yang tepat bersama Morinaga, anak alergi susu sapi maupun makanan dapat teratasi jika pertumbuhan kesehatan anak-anak diperhatikan," terang Dewi Angraeni, Business Unit Head Morinaga Specialties KALBE Nutritionals lagi.
Astrid Tiar Temukan Formula Anak Alergi Susu Sapi
![Astrid Tiar saat menjelakan solusi alergi anak dengan mengonsumsi Morinaga Soya, seperti yang pernah ia berikan kepada putri pertamanya. [Morinaga World Allergy Week 2023]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/19/1-astrid-tiar.jpg)
Astrid Tiar salah seorang orang tua anak di Morinaga World Allergy Week 2023 mengaku, kalau ia sempat khawatir terhadap anaknya.
Putrinya sempat didiagnosis sensistif terhadap makanan, apalagi terhadap susu sapi yang sejak kecil alergi. Hingga akhirnya menemukan cara usai mengetahui penyebab Annabel, putri Astrid Tiar.
"Saya sempat merasa bingung, khawatir, dan cemas karena awalnya tidak tahu harus berbuat apa. Apalagi Annabel adalah anak pertama dan saya khawatir sekali jika ia tidak tumbuh sehat dan kuat seperti anak lainnya," kata Astrid berkisah.
Hingga akhirnya Astrid Tiar mendapat formula cara mengatasi masalah kesehatan anaknya, "Lalu saya disarankan untuk menggunakan Morinaga Soya oleh keluarga, karena bisa membantu menjaga tumbuh kembang Annabel," ungkapnya.
Sambung Astrid, "Ia hingga sekarang bisa tumbuh baik, dan Annabel sudah semakin besar dan karena kondisinya, saya juga belajar lebih jauh bahwa kita harus memilih nutrisi yang tepat dan menghindari pencetus alergi".
![Dewi Angraeni, Business Unit Head Morinaga Specialties KALBE Nutritionals [Morinaga Allergy Week 2023]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/19/1-dewi-angraeni-kepala-unit-bisnis-morinaga-specialties-kalbe-nutritionals.jpg)
Dewi Angraeni menanggapi bahwa Morinaga Soya menjadi alternatif yang terjangkau bagi orang tua, dibandingkan alternatif lainnya seperti formula hidrolisis parsial, formula hidrolisis ekstensif, dan formula asam amino.
Pasalnya, susu pertumbuhan soya sebaik susu sapi ini hadir dengan dilengkapi probiotik Triple Bifi, mengandung kombinasi tiga Probiotik Bifidobacterium (Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, Bifidobacterium infantis M-63) atau gabungan tiga bakteri baik yang terbukti klinis mempercepat penyembuhan alergi.
Selain itu juga terdapat kandungan prebiotik serat FOS yang ditingkatkan untuk mendukung saluran pencernaan dan asupan nutrisi, serta kandungan DHA dan zat besi yang tinggi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak anak.