serang

Ditantang BEM UI, Capres Ganjar Pranowo Ogah Hadiri Tantangan Mahasiswa Kalau Debat Kusir

Serang Suara.Com
Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:15 WIB
Ditantang BEM UI, Capres Ganjar Pranowo Ogah Hadiri Tantangan Mahasiswa Kalau Debat Kusir
Bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo dengan Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Jumat (9/6/2023) (dok. PDIP)

Suara Serang - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Said Abdullah menegaskan calon presiden Ganjar Pranowo ogah menghadiri tantangan mahasiswa kalau cuma debat kusir.

Kendati demikian undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan dihadiri capres Ganjar Pranowo dari partai politik PDI Perjuangan.

"Kami akan hadir, kami siap ke kampus-kampus (untuk berdebat) ya, dan BEM UI patut diapresiasi," ucapnya Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kutip Serang.suara, Rabu (23/8/2023).

Hanya saja sebut Said, kalau Ganjar ingin debatnya dipersiapkan dengan baik, termasuk topik yang akan dibicarakan. Hal ini untuk memastikan perdebatan tidak berubah menjadi pembahasan sepele (debat kusir-red).

"Oh iya yang dimaksud Pak Ganjar itu kan belum masalah tempatnya, tapi substansi akan dibahas apa. Kalau debat kusir ya yang dapat kusirnya capresnya, BEM UI-nya enggak dapet apa-apa," jelas Said.

Tambahnya lagi, "Pasti diagendakan, gue bagian jadwal kok".

Ketua BEM UI Melki Sedek Huang [Instagram]
Ketua BEM UI Melki Sedek Huang (sumber: Instagram)

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menantang calon presiden pemilu 2024 untuk menggelar acara kampanye di kampusnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua BEM UI Melki Sedek Huang menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan kegiatan kampanye di fasilitas pendidikan dengan syarat tidak menampilkan atribut kampanye.

Jika memang berani, BEM UI mengundang seluruh calon presiden/calon presiden untuk hadir di UI.

Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23

"Kami siap membedah pemikiran kalian semua," kata Melki, dalam siaran persnya, Senin (21/8/2023).

"Jika melihat putusan MK yang tengah diperbincangkan tersebut, tak ada satu pun frasa dalamnya yang menyebutkan memperbolehkan kampanye di kampus, melainkan disebutkan bahwa institusi pendidikan diperbolehkan untuk mengundang para calon dengan tidak membawa atribut dan alat peraga," imbuhnya.

Melki mengkritik kegiatan kampanye yang dilakukan oleh calon kandidat belakangan ini sebagai hal yang tidak menarik. 

Ia mencatat bahwa sebagian besar wacana tersebut tidak memiliki substansi atau hanya sekedar basa-basi.

Oleh karena itu, ia meyakini keputusan MK dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika kampus untuk mengkaji gagasan calon presiden dan mengembalikan citra kampus sebagai institusi kritis. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI