Sederet Fakta Perbedaan Pertalite dan Pertamax Green 92, Mulai Harga hingga Tingkat Emisi

Serang | Suara.com

Jum'at, 01 September 2023 | 14:58 WIB
Sederet Fakta Perbedaan Pertalite dan Pertamax Green 92, Mulai Harga hingga Tingkat Emisi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berada SPBU Rest Area 379A, ruas tol Batang-Semarang Rabu (7/9/2022). Ia langsung menegur masyarakat yang nekat membeli pertalite, dan menyarankan membeli pertamax atau bbm non subsidi.

Serang Suara - Pada tahun 2024 mendatang, pemerintah akan menghapus jenis bahan bakar Pertalite dan menggantinya dengan Pertamax Green 92 sebagai bagian dari Program Langit Biru Tahap II.

Penghapusan ini terkait dengan kebijakan subsidi bahan bakar yang telah diambil. Namun, apa sebenarnya perbedaan antara Pertalite dan Pertamax Green 92 yang membuat perubahan ini begitu penting? 

Mari kita cermati perbedaan keduanya di bawah ini dengan sederet fakta akan Pertalite maupun Pertamax Green 92.

1. Kadar Oktan yang Berbeda

Perbedaan yang paling mencolok antara Pertalite dan Pertamax Green 92 adalah kadar oktan yang dimilikinya. Pertalite memiliki kadar oktan sebesar RON 90, sedangkan Pertamax Green 92 memiliki RON 92 dengan campuran ethanol sekitar 7 persen.

Dengan kadar oktan yang lebih tinggi, Pertamax Green 92 memiliki potensi pembakaran yang lebih efisien dibandingkan dengan Pertalite.

2. Tingkat Emisi yang Berbeda

Kadar oktan yang berbeda juga mempengaruhi tingkat emisi dari kedua jenis bahan bakar ini. Pertamax Green 92 memiliki tingkat emisi yang lebih rendah. Yang berarti dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Meskipun Pertalite memiliki emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan Premium, namun Pertamax Green 92 dapat menjadi pilihan yang lebih baik dalam hal kebersihan lingkungan.

Ilustrasi pengisian daya mobil listrik - Perbandingan Isi Daya Listrik Mobil dan Isi BBM: Lebih Hemat Mana? (Pexels)
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik - Perbandingan Isi Daya Listrik Mobil dan Isi BBM: Lebih Hemat Mana? (Pexels) (sumber:)

3. Tingkat Konsumsi di Indonesia

Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa pada tahun 2022, konsumsi Pertalite mencapai 29,68 juta kiloliter. 

Namun, pada tahun 2024 ketika Pertamax Green 92 mulai beredar, diperkirakan tingkat konsumsinya akan mencapai 32,68 juta kiloliter, dengan campuran etanol sekitar 2,29 kiloliter. 

Untuk memenuhi kebutuhan etanol tersebut, Indonesia masih akan perlu mengimpor, karena kapasitas produksi dalam negeri yang diproyeksikan untuk tahun depan hanya sekitar 1,2 juta kiloliter.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembakaran dan mengurangi emisi, penggantian Pertalite dengan Pertamax Green 92 adalah langkah positif. 

Keberhasilan dalam mengurangi polusi bergantung pada berbagai faktor lainnya seperti penggunaan kendaraan yang efisien dan teknologi emisi yang canggih.

Sebagai konsumen, kita juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dengan memilih bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan kendaraan yang lebih efisien. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Protes Harga BBM Pertamax Naik, Warga Jaksel: Gaji Aja Belum Ada Kenaikan

Protes Harga BBM Pertamax Naik, Warga Jaksel: Gaji Aja Belum Ada Kenaikan

News | Jum'at, 01 September 2023 | 14:52 WIB

Profil Muhaimin Iskandar yang Diisukan Jadi Cawapres Anies Baswedan

Profil Muhaimin Iskandar yang Diisukan Jadi Cawapres Anies Baswedan

News | Jum'at, 01 September 2023 | 14:50 WIB

4 Perbedaan Pertalite dan Pertamax Green 92: Harga hingga Tingkat Emisi

4 Perbedaan Pertalite dan Pertamax Green 92: Harga hingga Tingkat Emisi

News | Jum'at, 01 September 2023 | 14:41 WIB

Terkini

4 Shio Paling Hoki 30 April 2026, Dibanjiri Rezeki dan Cinta

4 Shio Paling Hoki 30 April 2026, Dibanjiri Rezeki dan Cinta

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 06:48 WIB

Ben White Injak Lambang Atletico Madrid, Diego Simeone Ngamuk di Lorong Stadion

Ben White Injak Lambang Atletico Madrid, Diego Simeone Ngamuk di Lorong Stadion

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 06:43 WIB

Marc Klok Sesumbar Persib Bandung Wajib Sikat Bhayangkara, Tak Ada Kata Seri

Marc Klok Sesumbar Persib Bandung Wajib Sikat Bhayangkara, Tak Ada Kata Seri

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 06:36 WIB

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Jefri Nichol Gandeng Mesra Zahwa Massaid di Nikahan El Rumi-Syifa Hadju, Go Public?

Jefri Nichol Gandeng Mesra Zahwa Massaid di Nikahan El Rumi-Syifa Hadju, Go Public?

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 06:30 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Gambar Karya Anaknya 2 Minggu Lalu Mirip Kecelakaan KRL Bekasi, Seorang Ibu Minta Maaf

Gambar Karya Anaknya 2 Minggu Lalu Mirip Kecelakaan KRL Bekasi, Seorang Ibu Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 06:00 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB