Perempuan Berbakat Indonesia: Membangun Masa Depan dengan Kolaborasi Bisnis

Serang | Suara.com

Jum'at, 22 September 2023 | 16:31 WIB
Perempuan Berbakat Indonesia: Membangun Masa Depan dengan Kolaborasi Bisnis
Srikandi Pintar Indonesia wujudkan perempuan berdaya dengan berbagi ide bisnis. (Humas/Suara Serang)

Suara Serang - Pemberdayaan perempuan Indonesia sebagai pelaku bisnis skala UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) telah menjadi fokus yang semakin berkembang. 

Potensi yang dimiliki oleh perempuan wirausaha ini sangat besar, dan upaya untuk terus meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kualitas kewirausahaan mereka menjadi sangat penting.

Mereka tidak hanya mandiri dalam menjalankan bisnisnya tetapi juga berperan dalam meningkatkan perekonomian keluarga serta kontribusi pada perekonomian nasional.

Srikandi Pintar Indonesia telah menjalankan upaya kolaboratif yang luar biasa dengan Sajian Sedap. Salah satu inisiatif yang paling baru adalah acara bertema "Main ke Tetangga" dan Demo Masak "Mochi Kekinian Siap Jual" yang diadakan di Perumahan Bukit Nusa Indah, Ciputat, Jakarta, pada Kamis (21/09).

Dalam acara tersebut, RA Loretta Kartikasari, pendiri Srikandi Pintar Indonesia, menyampaikan visi dan misi lembaga tersebut. 

"Srikandi Pintar Indonesia sebagai Lembaga pelatihan dan pendampingan UMKM menginisiasi kampanye atau Gerakan Srikandi Indonesia Berdaya. Semua perempuan, baik itu ibu rumah tangga atau wanita karier, bisa berdaya. Seperti yang kita lihat hari ini dengan pembuatan mochi isi kekinian," jelas Dya Loretta.

Dya Loretta juga menggarisbawahi pentingnya terus meningkatkan kemampuan perempuan Indonesia. "Perempuan harus terus meng-upgrade dirinya. Di Srikandi Pintar Indonesia, kami menyediakan platform digital untuk pelatihan dan pendampingan wirausaha. Para perempuan bisa mengakses LMS Srikandi Pintar Indonesia secara gratis dengan mengisi data dan alamat e-mail mereka. Mereka akan menerima password untuk mengakses berbagai modul pembelajaran," tambahnya.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh perempuan wirausaha adalah mengelola media sosial untuk pemasaran

"Ibu-ibu seringkali memiliki ide bisnis dan produk usaha rumahan yang bagus, tetapi kurang paham dalam hal pemasaran media sosial. Di Srikandi Pintar, kami memiliki kelas-kelas tentang media sosial marketing, termasuk penggunaan Instagram, TikTok, dan Facebook, serta cara membuat konten yang menarik. Selain itu, kami juga menyediakan kelas untuk membuat logo menggunakan aplikasi Canva dan berbagai pelatihan lainnya yang bisa diikuti oleh perempuan Indonesia agar semakin berdaya," ungkap Dya Loretta.

Kolaborasi juga menjadi aspek penting dalam perjalanan seorang wanita wirausaha. Dya Loretta menyoroti peran kelompok komunikasi WhatsApp (WA) dalam memfasilitasi kolaborasi. "Grup WA harus dikelola dengan baik. Misalnya, hari Senin adalah waktu untuk berbagi info tentang tips mengatasi anak susah makan.

Hari Selasa untuk berbagi info tentang produk kue yang dijual. Hari Rabu adalah waktu untuk berbagi info tentang produk hijab dan seterusnya. Dengan cara ini, grup menjadi lebih efektif dan memungkinkan para anggotanya untuk berkolaborasi," paparnya.

Selain persiapan ide bisnis, peningkatan kemampuan pemasaran di media sosial, dan kolaborasi yang efektif, konsistensi juga menjadi faktor penting dalam mengembangkan usaha. Dya Loretta menekankan perlunya dukungan dan motivasi untuk terus maju. "Dengan aktif berpartisipasi dalam grup, diharapkan para perempuan yang mengembangkan usaha rumahan ini dapat saling menginspirasi dan memberikan semangat," katanya.

Pemimpin Redaksi Sajian Sedap, Intan Yusan Septiani, juga turut memberikan pandangan tentang pentingnya pelatihan untuk perempuan yang baru memulai usaha kuliner.

"Para peserta yang ingin mengasah pengetahuan dan keterampilan mereka sebagai pebisnis dapat mengikuti pelatihan UMKM yang diselenggarakan oleh Srikandi Pintar Indonesia. Dya Loretta sebagai pendiri Srikandi Pintar Indonesia menyediakan berbagai pelatihan secara online yang dapat diakses secara gratis. Ini adalah kesempatan bagi para bunda untuk mempelajari tren kuliner, meningkatkan kualitas produk, dan berbagai aspek lainnya."

Srikandi Pintar Indonesia, sebagai lembaga pelatihan dan pendampingan UMKM yang memiliki mentor-mentor bersertifikasi, telah memberikan dampak positif kepada ribuan UMKM di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisnis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang Sukses, Raup Cuan Sambil Jalan-jalan

Bisnis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang Sukses, Raup Cuan Sambil Jalan-jalan

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 15:18 WIB

Inisiatif HM Sampoerna dalam Digitalisasi Toko Kelontong Raih Penghargaan dari AIBP

Inisiatif HM Sampoerna dalam Digitalisasi Toko Kelontong Raih Penghargaan dari AIBP

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 14:01 WIB

BRI Berdayakan UMKM lewat Program Inovatif Pengusaha Muda BRILiaN 2023

BRI Berdayakan UMKM lewat Program Inovatif Pengusaha Muda BRILiaN 2023

Bali | Jum'at, 22 September 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia

Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia

Bogor | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:18 WIB

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:16 WIB

35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi

35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:10 WIB

Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura

Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:07 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang

Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang

Banten | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:07 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan

Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius

Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB