Suara Serang - Timnas Indonesia akan segera menghadapi pertandingan play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung melawan Brunei Darussalam, 12 dan 17 Oktober 2023.
Pemain andalan dari Persija Jakarta, Witan Sulaeman, telah menyatakan tekadnya untuk membawa skuad Garuda meraih kemenangan dalam dua pertandingan ini.
Kendati demikian netizen mengingatkan agar Witan berhati-hati, mereka teringat akan era Evan Dimas. Sementara itu, pertemuan pertama antara Timnas Indonesia dan Brunei Darussalam akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 12 Oktober 2023 ini.
Lima hari kemudian, pertandingan kedua akan berlangsung di markas Brunei Darussalam.
Witan Sulaeman, yang telah kembali dipilih untuk mewakili Timnas Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya.
Pemain timnas Indonesia itu berjanji akan memberikan penampilan terbaiknya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan berharga ini.
"Dengan penuh semangat, saya berkomitmen untuk membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan dalam dua pertandingan melawan Brunei Darussalam," ujar Witan.
Witan Sulaeman juga mengungkapkan keyakinannya bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. Namun, dia juga menekankan pentingnya kerja keras dari semua elemen tim.
"Pastinya saya sangat bersyukur karena kembali dipercaya untuk membela timnas senior. Tentu sangat bangga dan saya ingin membuktikan (untuk memberikan) yang terbaik untuk timnas Indonesia," ujar Witan, Selasa (10/10/2023).
Dalam hal persiapan fisik, Witan Sulaeman menegaskan bahwa ia selalu dalam kondisi siap. Bahkan, percaya bahwa program latihan yang dia jalani bersama Persija Jakarta telah membantu menjaga fisik dan staminanya.
"Kondisi fisik dan stamina saya selalu siap. Program latihan di Persija merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh dan stamina saya," tutup Witan Sulaeman.
Timnas Indonesia siap untuk menghadapi pertandingan penting ini dan berharap dapat meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Sekali lagi netizen mengingatkan, "Hati hati dulu era evan dimas pernah di gunduli Brunei Darusalam," cakap Hadi D*****. [*]