Ketum PP Muhammadiyah Minta Publik Bisa Lebih Bijak dan Adil dalam Sikapi Kasus Penganiayaan di Gontor

soreang | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 12:21 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Minta Publik Bisa Lebih Bijak dan Adil dalam Sikapi Kasus Penganiayaan di Gontor
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir (Suara.com)

SuaraSoreang.id - Terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan salah seorang santri meninggal di Pondok Pesatren Modern Darussalam Gontor (PMDG), Haedar Nashir selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta kepada publik untuk lebih bijak dan adil dalam menyikapi kasus tersebut.

Menurutnya, bagaimanapun Pondok Pesantren Gontor telah memberikan kontribusi besar bagi negara Indonesia di berbagai ranah.

"Gontor telah berjasa bagi negeri ini dan para lulusannya berkontribusi di banyak ranah kebangsaan dan global," ucap Haedar dalam keterangannya, dikutip dari ANTARA, Kamis (8/9/2022).

Haedar juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menggeneralisasi kasus tersebut secara berlebihan.

"Jangan sampai nila setitik rusak susu sebelanga," sambungnya.

Terkait kasus yang banyak menyita perhatian publik tersebut, Haedar juga meminta kepada masyarakat untuk lebih baik menyerahkannya kepada pihak yang berwajib supaya dapat diproses secara objektif dan transparan.

"Lebih baik serahkan kasusnya ke ranah hukum untuk diproses secara transparan dan objektif. Hukum adalah instrumen paling baik dan memiliki tingkat kepastian yang dapat menjadi rujukan semua pihak menyelesaikan kasus seperti itu," jelasnya.

Selain itu, Haedar juga percaya bahwa Gontor bisa bersikap lebih terbuka dalam menghadapi kasus ini, dengan menyerahkan kasus ini pada prosedur hukum yang semestinya dan menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang kembali.

"Sekaligus pihak Gontor berlapang hati bermuhasabah dan memberi jalan terbuka pada proses hukum, seraya konsolidasi agar hal tersebut tidak terulang kembali dalam bentuk apapun," tambahnya.

Terakhir, PP Muhammadiyah melalui dirinya juga menyampaikan rasa simpatinya kepada keluarga korban.

PP Muhammadiyah juga menaruh simpati dan duka cita kepada keluarga korban, katanya. "Semoga diberi kekuatan dan kesabaran, serta dilimpahi rahmat oleh Allah," pungkasnya.

Sumber: ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan Ponpes Gontor Terkait Kasus Meninggalnya Santri, Akui Adanya Penganiayaan yang Sebabkan AM Wafat

Pernyataan Ponpes Gontor Terkait Kasus Meninggalnya Santri, Akui Adanya Penganiayaan yang Sebabkan AM Wafat

| Rabu, 07 September 2022 | 17:27 WIB

Akhirnya, Ponpes Gontor Mengakui Adanya Kekerasan di Kematian Albar Mahdi

Akhirnya, Ponpes Gontor Mengakui Adanya Kekerasan di Kematian Albar Mahdi

| Kamis, 08 September 2022 | 07:36 WIB

Kronologi Dugaan Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Terungkap Usai Ibu Mengadu ke Hotman Paris

Kronologi Dugaan Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Terungkap Usai Ibu Mengadu ke Hotman Paris

News | Rabu, 07 September 2022 | 18:26 WIB

Soroti Kasus Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor, Wapres Ma'ruf Amin Beri Perintah Tegas Ini

Soroti Kasus Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor, Wapres Ma'ruf Amin Beri Perintah Tegas Ini

News | Rabu, 07 September 2022 | 15:44 WIB

Jangan Ditutup-tutupi! DPR Desak Ponpes Gontor Transparan Soal Dugaan Penganiayaan Santri: Serahkan Ke Polisi

Jangan Ditutup-tutupi! DPR Desak Ponpes Gontor Transparan Soal Dugaan Penganiayaan Santri: Serahkan Ke Polisi

News | Rabu, 07 September 2022 | 11:51 WIB

Terkini

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 00:35 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:19 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB