Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
Ilustrasi nobar film Pesta Babi dilarang. - siapa mama sinta (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Tokoh perempuan adat Papua Selatan, Mama Sinta, melaporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya.
  • Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran data pribadi dalam film dokumenter Pesta Babi yang diputar tanpa izinnya.
  • Mama Sinta kini menyatakan dukungan terhadap proyek food estate demi meningkatkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Suara.com - Nama Mama Sinta kembali menjadi sorotan publik setelah melaporkan Ketua LBH Merauke terkait film dokumenter Pesta Babi garapan Dandhy Dwi Laksono.

Laporan tersebut menarik perhatian karena melibatkan tokoh perempuan adat yang sebelumnya dikenal aktif menyuarakan isu lingkungan dan masyarakat adat di Papua Selatan.

Selain persoalan film dokumenter, perubahan sikap Mama Sinta terhadap proyek lumbung pangan atau food estate di Papua Selatan juga menjadi bahan perbincangan.

Lantas, siapa sebenarnya Mama Sinta dan mengapa namanya kembali ramai diperbincangkan?

Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)
Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)

Siapa Mama Sinta?

Mama Sinta merupakan nama yang dikenal luas di kalangan masyarakat adat Merauke, Papua Selatan.

Nama aslinya adalah Yasinta Moiwend atau Yasinta Mowend, seorang tokoh perempuan adat yang selama beberapa tahun terakhir aktif menyuarakan berbagai isu yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat dan lingkungan hidup.

Sosok Mama Sinta kerap muncul dalam berbagai diskusi dan kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan di wilayah Papua Selatan.

Ia dikenal sebagai perempuan adat yang vokal menyampaikan aspirasi masyarakat setempat, khususnya terkait pemanfaatan lahan dan dampak pembangunan terhadap kehidupan warga adat.

Karena keterlibatannya dalam berbagai aktivitas advokasi, nama Mama Sinta mulai dikenal lebih luas di tingkat nasional.

baca juga

Kehadirannya dalam sejumlah forum dan kegiatan yang membahas isu Papua membuat pandangannya sering menjadi perhatian publik.

Namun dalam perkembangannya, Mama Sinta mengaku mengalami berbagai kekecewaan yang membuatnya mengambil sikap berbeda dari sebelumnya.

Salah satunya terkait keterlibatannya dalam film dokumenter yang membahas persoalan tanah Papua.

Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan data pribadi yang berkaitan dengan film dokumenter Pesta Babi.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada 29 Mei 2026. Menurut kuasa hukumnya, Hamonang Daulay, laporan tersebut ditujukan kepada individu, yakni Ketua LBH Merauke.

“Ini yang kita laporkan adalah untuk perorangan. Ketua LBH Merauke, Jhon. Ini inisialnya adalah JTW,” kata Hamonang di Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05 WIB

Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama

Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB

×