Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah anjlok kritis dekati Rp18.000/US$ akibat tekanan global dan sentimen negatif domestik.
  • Defisit fiskal dekati 3% PDB picu aksi jual asing dan kepanikan pasar keuangan dalam negeri.
  • Kebijakan BI dinilai terlambat; suku bunga diprediksi terpaksa naik agresif hingga 100 bps.

Suara.com - Pasar keuangan domestik terus dihantam awan mendung menyusul pelemahan nilai tukar rupiah yang kian kritis dan bergerak tak terkendali mendekati level psikologis baru Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu kecemasan pasar atas potensi lonjakan inflasi impor (imported inflation) dan memaksa Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif yang dinilai sudah terlambat.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot terkapar di level Rp17.847 per dolar AS, bahkan sempat menembus posisi terendah Rp17.949 per dolar AS selama periode libur panjang Iduladha. Ketidakberdayaan mata uang garuda ini mencerminkan rapuhnya benteng pertahanan ekonomi domestik ketika dihantam sentimen negatif bertubi-tubi, baik dari eksternal maupun internal.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menegaskan bahwa kejatuhan rupiah saat ini tidak lagi murni karena faktor global seperti eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Ketika tensi global sempat mereda dan harga minyak dunia melandai, rupiah nyatanya tetap gagal bangkit. Hal ini mengonfirmasi bahwa persepsi investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia kian memburuk.

“Kebijakan moneter BI seperti kenaikan suku bunga dikarenakan telat. BI mesti jauh lebih agresif dan kembali menaikkan suku bunga ke depan. Sentimen negatif sudah terlanjur mendapatkan momentum,” cetus Lukman tajam.

Pasar kini menyoroti kerentanan dari dalam negeri yang kian menganga. Aksi jual masif (capital outflow) di pasar saham domestik terus terjadi, diperparah oleh lonjakan permintaan dolar musiman untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi dividen di tengah pasokan valas yang sangat terbatas. Celakanya, kondisi ini diperberat oleh kecemasan akut para investor asing terhadap pembengkakan defisit anggaran pemerintah yang terus melebar mendekati ambang batas aman 3% terhadap Produk Domestik Buto (PDB).

Meskipun indikator makro saat ini terlihat solid, pasar memilih realistis dan mengantisipasi risiko nyata perlambatan ekonomi di masa depan akibat biaya pinjaman yang semakin mahal. Guna menahan eksodus modal, BI diprediksi terpaksa harus mengerek suku bunga acuan (BI Rate) hingga 100 basis poin (bps) lagi ke depan—sebuah langkah darurat yang dipastikan akan menekan sektor riil dan mengerem ekspansi dunia usaha.

Merespons situasi darurat ini, Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, berdalih bahwa tekanan ini dipicu ketidakpastian global dan lonjakan kebutuhan valas musiman.

BI mengklaim terus melakukan intervensi habis-habisan di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), hingga pasar sekunder. BI juga membatasi pembelian valas tunai tanpa underlying menjadi maksimal US$25 ribu per bulan per pelaku mulai Juni 2026.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah, Beli iPhone Murah di Luar Negeri Tak Lagi Menggiurkan?

Rupiah Melemah, Beli iPhone Murah di Luar Negeri Tak Lagi Menggiurkan?

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:05 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

×