SuaraSoreang.id-Peninggalan masa penjajahan dulu selalu saja mnyisakan kisah misteri yang menarik untuk diikuti.
seperti kisah misteri atau mistis kali ini, yang datang dari seorang perempuan yang memiliki pengalaman mistis tentang sosok hantu tentara belanda masa dulu.
Kisah mistis ini dilansir oleh Suara Soreang dari kanal youtube Kisah Tanah Jawa pada 19 September 2022.
Pengalaman mistis yang akan diceritakan ini dari penuturan kisah nyata seorang perempuan bernama Karin yang pernah diganggu oleh arwah tentara Belanda.
Karin merupakan perempuan dari Malang Jawa Timur, singgungan dengan hal mistis telah Karin alami sejak dari kecil.
Latar belakang keluarganya merupakan keluarga jawa tulen, ayahnya penganut ajaran kejawen dan memiliki banyak pusaka yang dia jaga.
Sewaktu Karin kecil dia sering terlihat oleh orangtuanya bermain dan bercanda sendirian seolah ada yang sedang mengajaknya bermain, padahal ia sedang sendiri.
Hal itu ia wajar lakukan sampai umur 12 tahun, beranjak dewasa Karin mulai bisa membedakan mana interaksinya yang gaib dan interaksi yang nyata.
Sampai waktu ketika pada pukul 10 malam ia melihat sosok perempuan tua seperti nenek-nenek, ia menampakan wajahnya tepat diwajah Karin.
Sebenarnya tidak terlalu menyeramkan namun penampakannya cukup mengejutkan karena dengan tiba-tiba sosok tersebut masuk dengan cepat dari luar melewati jendela kamarnya Karin yang terbuka. Sontak dia kaget menangis dan menghampiri ayahnya.
"gak usah takut itu mbah buyut," ucap ayah Karin.
Semenjak itu ayahnya selalu menanyakan hal mistis terhadapnya secara random.
Suatu ketika ayahnya bertanya kepadanya apakah ia bisa melihat sosok tertentu sambil menunjukan ke arah luar rumah ketika malam tiba.
Dalam kegelapan itu Karin melihat sesosok perempuan berbaju putih, kemudian ia juga melihat sosok anak kecil main dilapangan dekat rumah.
Aneh nya sat itu dia tidak merasa takut, malahan merasa tenang dan biasa saja. Sebab ayahnya beberapa kali menjelaskan bahwa sosok-sosok tersebut tidak akan menggangu mereka memiliki kehidupan masing-masing.