Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?

soreang

Kamis, 29 September 2022 | 19:43 WIB
Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?
Mitos menabrak kucing (pixabay/oblako3011)

SuaraSoreang.id - Pernahkah kamu mendengar mitos jika kamu menabrak kucing akan sial?

Mitos merupakan sebuah cerita rakyat yang menceritakan sebuah latar belakang masa lalu, berisi tafsir atau penjelasan tentang alam semesta dengan keberadaan makhluk di dalamnya, dan hal yang terjadi itu diyakini oleh mereka yang menganut atau mempercayainya.

Satu di antaranya mitos yang terkenal di masyarakat Indonesia adalah soal menabrak kucing maka akan mendapatkan kesialan dalam hidupnya.

Ada beberapa mitos yang beredar tentang apa efek setelah kita menabrak kucing hingga mati.

1. Digentayangi arwah kucing

Mitos yang pertama adalah penabrak akan digentayangi oleh arwah kucing itu.

Mitos ini cukup dipercayai oleh masyarakat Indonesia. Mereka menganggap bila orang yang menabrak, pada malam-malam mendengarkan suara kucing mengeong, itu merupakan arwah mereka yang sedang meminta tanggung jawab kepada orang itu.

2. Jatuh sakit

Mitos selanjutnya adalah kita akan jatuh sakit tidak jauh dari waktu kejadian tertabrak.

baca juga

Sakitnya itu akan diawali dengan demam dan keringat dingin. Bahkan, beberapa orang mempercayai jika penyakit itu akan lebih sulit disembuhkan hingga tahunan.

3. Jika istri sedang hamil, maka akan keguguran

Kemudian mitos lainnya yang menakutkan adalah jika memiliki istri yang sedang hamil, mereka akan mengalami keguguran. Apalagi jika kucing yang ditabrak itu berwarna hitam.

Mitos lain yang dipercaya masyarakat adalah orang yang menabrak kucing hingga mati akan bernasib sama seperti itu.

Untuk menghindari itu semua, maka wajib menguburkan kucing tersebut dengan layak. Berikut tatacara menguburkan kucing.

Pertama, carilah tempat yang tepat, kuburlah di dekat tempat lokasi matinya kucing tersebut.

Kemudian bila dibawa ke rumah pastikan agar tempat itu tidak dekat dari sumber air. Sebab bila dekat sumber air akan mencemari air tersebut.

Kedua, buatlah lubang kuburan yang bentuknya persegi panjang, dengan ukuran dua kali dari ukuran kucing itu. Kemudian beri alas pada bagian bawahnya, misalnya dengan dedaunan yang masih segar.

Cara ini digunakan untuk mengurangi bau yang akan ditimbulkan bangkai kucing itu.

Ketiga, padatkanlah tanah yang digunakan untuk menguburkan kucing. Tujuan dari hal ini juga untuk meminimalisir bau yang akan timbul.

Terakhir, bisa dilakukan atau tidak, beri tanda di daerah sekitar lubang kuburan kucing itu. Bisa gunakan bunga atau batu-batu kecil yang mengelilinginya.

Kontributor: Hisyam Irsyad

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Teori Misteri Pembantaian G30S, Benarkah PKI Dalangnya?

9 Teori Misteri Pembantaian G30S, Benarkah PKI Dalangnya?

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 14:09 WIB

MERINDING! 4 Museum Ini Saksi Sejarah Pembantaian dan Pembunuhan Keji di Indonesia

MERINDING! 4 Museum Ini Saksi Sejarah Pembantaian dan Pembunuhan Keji di Indonesia

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 13:56 WIB

Kenapa Kucing Hitam Bawa Nasib Buruk? Ini Alasannya

Kenapa Kucing Hitam Bawa Nasib Buruk? Ini Alasannya

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×