Kuda Sembrani, Makhluk Mitologi Asal Indonesia yang Mirip Pegasus dari Yunani

soreang

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 23:33 WIB
Kuda Sembrani, Makhluk Mitologi Asal Indonesia yang Mirip Pegasus dari Yunani
Ilustrasi kuda sembrani, makhluk mitologi Indonesia mirip Pegasus. (pixabay/kudybadorota)

SuaraSoreang.id - Terdapat makhluk mitologi asal Indonesia yang mirip dengan mitologi Yunani, Pegasus. Untuk di Indonesia nama makhluk tersebut bernama kuda sembrani.

Indonesia tidak terlepas dari hal-hal yang berbau mistis. Satu antaranya adalah mengenai adanya sosok atau makhluk yang dipercayai masyarakat, biasanya disebut makhluk mitologi.

Makhluk mitologi merupakan makhluk yang keberadaannya dihadirkan dalam kisah legenda atau mitologis.

Kuda sembrani digambarkan sebagai kuda yang memiliki perawakan gagah pemberani dan memiliki sayap yang membuatnya mampu terbang.

Dalam dunia pewayangan, kuda sembrani ini disebut sebagai tunggangan dari Batara Wisnu.

Sedangkan bila dilihat dari hikayat rakyat Jawa, kuda sembrani ini merupakan alat transportasi untuk bepergian bagi raja, ratu, dan Senopati.

Mereka menggunakan kuda sembrani agar bisa sampai tujuan lebih cepat dan mudah.

Makhluk yang dipercaya sebagai tunggangan para raja zaman dahulu ini mampu berpindah tempat atau teleportasi dengan cepat hanya dengan sekali kepakan sayapnya.

Sebab sekali kepakan sayap bisa menghantarkan para raja sejauh ratusan kilometer.

baca juga

Para raja menggunakan kuda sembrani ini untuk mengantarkan mereka pergi ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah.

Dahulu di tanah Jawa ada suatu kerajaan besar yang bernama Kerajaan Mataram. Kerajaan yang waktu itu dipimpin oleh raja yang sangat sakti dengan gelar Sultan Agung.

Pada suatu hari di tengah-tengah tapa bratanya atau istilah lainnya yaitu mengendalikan hawa nafsu, Kanjeng Sultan Agung mendapatkan petunjuk gaib seperti suara yang berbisik kepadanya agar dia mempekerjakan seorang abdi bernama Ki Bodho.

Apabila dia mempekerjakan orang tersebut niscaya Kerajaan Mataram akan tentram damai dan rakyatnya hidup sejahtera.

Kemudian Sultan Agung memerintahkan abdi-abdi lainnya untuk mencari orang yang tersebut, setelah ketemu orang tersebut langsung dihadapkan dengan raja. Raja langsung meminta bantuan Ki Bodho.

Setelah sedikit menolak perintah Sultan Agung, Ki Bodho akhirnya menerima tawaran itu. Serta Sultan Agung meminta saran kepada Ki Bodho untuk meningkatkan ketentraman dan kesejahteraan segenap rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asal-usul Kuntilanak, Inspirasi dan Dibunuh Sultan Pontianak Hingga Jadi Nama Kota

Asal-usul Kuntilanak, Inspirasi dan Dibunuh Sultan Pontianak Hingga Jadi Nama Kota

Soreang | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 23:23 WIB

Daftar Pamali di Indonesia, Ada yang Bisa Sebabkan Kematian

Daftar Pamali di Indonesia, Ada yang Bisa Sebabkan Kematian

Soreang | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:11 WIB

Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?

Mitos Menabrak Kucing, Akan Tertimpa Sial Hingga Sakit Menahun?

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 19:43 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×