PSSI akan Diinvestigasi Pemerintah walaupun Dibawah Naungan FIFA

soreang | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 19:49 WIB
PSSI akan Diinvestigasi Pemerintah walaupun Dibawah Naungan FIFA
Menkopolhukam, Mahfud MD. (Twitter/@Miduk17)

SuaraSoreang.id-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD memberikan pernyataan panas dan cukup menampar bagi jajaran pengurus federasi sepak bola Indonesia yakni PSSI.

Mahfud MD mengungkapkan jika federsai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merupakan intansi yang kerap membuat kesalahan, hal itu diungkapkan dalam acara Mata Najwa (6/10/2022). 

Mahfud MD menyatakan jika PSSI kerap membuat kesalahan sejak dulu dan kejadian di Tragedi Kanjuruhan bukanlah pertama kalinya terjadi dalam sepak bola Indonesia.

Hal itu diungkap Mahfud ketika menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa yang bertemakan Tragedi Kanjuruhan #UsutsampaiTuntas.

Selain itu, Mahfud MD menyebut kalau PSSI sudah dikenal sebagai pasar jual beli, bahkan PSSI tidak bisa ditindak pemerintah lantaran berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA.

"Kita tahu lah PSSI ini seperti pasar, pasar jual beli lah, ya, sejak dulu itu," kata Mahfud dikutip melalui YouTube Najwa Shihab pada Jumat (7/10/2022).

Mantan Ketua MK itu kemudian menerangkan kalau kejadian kerusuhan seperti yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu itu bukan kali pertama terjadi di Indonesia. 

PSSI kerap membuat tim untuk melakukan investigasi namun tidak ada yang tahu bagaimana tindak lanjut maupun hasilnya.

Pemerintah juga tidak bisa melakukan langkah lebih, lantaran PSSI tidak berada dibawah peraturan pemerintah, melainkan FIFA.

"Semuanya saya kira kita tahu, PSSI itu sering kali melakukan kesalahan-kesalahan sejak dulu bukan hanya yang sekarang, itu selalu," tuturnya.

"Kalau mau ditindak selalu bilang, loh, kami ndak tunduk di bawah peraturan pemerintah kami ini berada dibawah FIFA, selalu (bilang seperti itu)," ucapnya.

Namun, untuk tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang, pemerintah akan turut memeriksa PSSI.

"Soal PSSI, seberapa jauh PSSI kemudian juga akan diinvestigasi?" Tanya Najwa Sihab.

Dengan tegas Mahfud MD menjawab bahwa pihaknya memastikan akan melakukan investigasi PSSI. Ia mengaku jika timnya sudah mengatur jadwal untuk hal itu.

"Pasti kita investigasi dan kita sudah jadwalkan untuk ditanya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Liga 1 Terhenti, Luis Milla akan Memodifikasi Program Latihan Persib

Liga 1 Terhenti, Luis Milla akan Memodifikasi Program Latihan Persib

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 19:07 WIB

PT LIB Tak Ingin Rugi, Tetap Paksakan Jam Tanding Arema FC vs Pesebaya yang Berujung Jadi Tersangka

PT LIB Tak Ingin Rugi, Tetap Paksakan Jam Tanding Arema FC vs Pesebaya yang Berujung Jadi Tersangka

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:24 WIB

Polisi Dinilai Tak Profesional karena Hapus Video Milik Saksi Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Itu Berlebihan!

Polisi Dinilai Tak Profesional karena Hapus Video Milik Saksi Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Itu Berlebihan!

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB

Dari Brebes hingga Sragen: Kredit Perumahan Rp2,3 Triliun Dorong Ekonomi Jateng

Dari Brebes hingga Sragen: Kredit Perumahan Rp2,3 Triliun Dorong Ekonomi Jateng

Jawa Tengah | Jum'at, 03 April 2026 | 14:27 WIB

Polisi Singapura Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Pegawai Imigrasi Batam di Pelabuhan

Polisi Singapura Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Pegawai Imigrasi Batam di Pelabuhan

Batam | Jum'at, 03 April 2026 | 14:27 WIB

Pusat Studi Kepolisian Unhas Siap Diluncurkan

Pusat Studi Kepolisian Unhas Siap Diluncurkan

Sulsel | Jum'at, 03 April 2026 | 14:26 WIB

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:25 WIB

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:24 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Berani Jebol Garis Polisi, Aktivis Geruduk Mabes Polri Desak Tangkap Bos Tambang Ilegal di Bolmong

Berani Jebol Garis Polisi, Aktivis Geruduk Mabes Polri Desak Tangkap Bos Tambang Ilegal di Bolmong

Jakarta | Jum'at, 03 April 2026 | 14:20 WIB

Anak Rusuh di Pesawat, Cara Asuh Denise Chariesta dan Niken Havana Dikritik

Anak Rusuh di Pesawat, Cara Asuh Denise Chariesta dan Niken Havana Dikritik

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 14:20 WIB