SuaraSoreang.id-Kanibalisme merupakan satu fenomena seram, dimana satu makhluk hidup memakan makhluk lain yang sejenisnya.
Contoh kanibalisme mahluk hidup dalam dunia hewan yakni seperti anjing laut yang memakan anjing laut, juga ikan lele terhadap ikan lele.
Namun, ternyata fenomena Kanibalisme tidak hanya terjadi dalam dunia hewan. Pun ada kejadiannya di dalam kehidupan manusia baik pada zaman dahulu hingga zaman sekarang.
Banyak sejarah yang mengatakan kasus Kanibalisme ini ada pada beberapa suku di beberapa daerah.
Melansir kanal Youtube Asisten Dosen pada 14 Oktober 2022, berikut misteri beberapa suku kanibalisme di Dunia.
Suku Indian di Karibia
Suku ini salah satu suku Kanibal yang paling berbahaya. Suku ini pertama kali melakukan dan mengenalkan praktek Kanibalisme yang berdampak pada eksploitasi dan pembantaian di dunia.
Istilah 'kanibal' itu sendiri diambil dari daerah ini yaitu 'Cariba' yang dibuat oleh Christopher Columbus saat pertama kali menemukan Pulau Karibia yang artinya adalah "orang yang memakan orang".
Pada awalnya penduduk dari Suku Karibia ini melakukan kanibalisme terhadap musuh dengan memakan mereka sebagai bentuk balas dendam karena telah membunuh anggota keluarga dari Suku Karibia.
Baca Juga: TEGAS! Kapolri akan Sikat Habis Anggota Polri yang Terlibat Pengedaran Narkoba Tanpa Pandang Bulu
Tradisi Kanibalisme terhadap musuh ini berlangsung hingga abad ke-17.
Semenjak masuknya Missionaris dari agama kristen yang masuk ke Karibia perlahan-lahan tradisi inipun mulai menghilang.
Penduduk Kanibal juga perlahan membaur dan berasimilasi dengan masyarakat biasa.
Suku Aztec
Suku paling brutal yang melakukan kanibalisme terbanyak setiap tahunnya untuk dijadikan tumbal.
Suku Aztec adalah penghuni asli wilayah tersebut yang sekarang menjadi Meksiko pada seratus tahun yang lalu.
Tradisi Kanibalisme ini dilakukan pada masa kerajaan Tlacaelel yang mencabut langsung jantung terhadao korbannya dalam keadaan hidup-hidup dengan kondisi jantung yang masih berdetak dan tubuhnya dimakan beramai-ramai.
Suku Aztec dikenal melakukan kanibalisme yang paling brutal ini bertujuan sebagai ungkapan permohonan maaf terhadap dewa-dewa mereka yaitu Huitzilopochtli.
Dalam satu tahun, Suku Aztec mengorbankan lebih dari seribu jiga sebagai tumbal dalam ritual ini.
Praktek Kanibalisme ini mulai dilarang pada saat masa Penjajahan Britania.
Namun pada tahun 80-an, tradisi ini masih dilakukan secara ilegal oleh penduduk suku Aztec meskipun sudah ditetapkan sebagai tindakan kriminal.
Suku Indian di Amerika
Pada masa awal penaklukan Benua Amerika, banyak sejarawan mencatat bahwa Suku Indian melakukan praktek Kanibalisme. walaupun sampai sekarang masih menjadi perdebatan, namun banyak yang mengatakan bahwa mereka menemukan bukti atas perilaku brutal tersebut.
Pada tahun 1968, seorang pendeta yang berasal dari Spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan oleh Suku Karan Kawa di Texas terhadap musuh-musuhnya yang disandera lalu bergantian menguliti dan memotong tubuh mereka lalu memakannya didepan mata korban.
Suku Pedalaman di Afrika
Penduduk ini masih melakukan praktek Kanibalisme bahkan sampai saat ini.
Meskipun tidak nampak dengan kasat mata, banyak bukti yang dapat ditemukan dengan beberapa kasus yang menyebutkan hilangnya pendatang pada saat mengunjungi suku pedalaman tersebut dan adanya bukti dari organ manusia yang diperjual belikan.
Dalam catatan peneliti sejarah, banyak sejarah yang ditemukan yang menceritakan praktek kanibalisme di Afrika baik pada masalalu pada saat perang Kumu dan pada saat terjadinya Perang Sipil di Libia.
Suku Fiji
Budaya Kanibalisme diketahui sudah menyebar ke Benua Polinesia dan Milanesia.
Pulau Fiji dikenal sebagai pulau para kanibal. Bahkan, seorang kepala Suku Fiji mengaku sudah memakan 875 orang semasa hidupnya dan itu terkenal sangat membanggakan bagi mereka.
Suku Korowai
Suku Korowai di Papua masih terkenal melakukan kanibalisme bahkan sampai saat ini.
Mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir.
Biasanya, mereka memakan otak korban dalam kondisi masih hangat.
Selain itu, penduduk Suku Korowai adalah orang yang unik. Mereka membangun rumah mereka diatas pohon yang menjulang tinggi.
Menurut mereka, hal itu dapat dilakukan untuk menjauhkan mereka dari para musuh.
Suku Maori
Suku Maori di Selandia Baru termasuk salahsatu suku yang didokumendasikan dengan sangat baik.
Praktek Kanibalisme sudah menjadi budaya bagi Suku Maori. Mereka menyatakan bahwa mereka bahkan tidak akan pernah berhenti untuk memakan musuh-musuh mereka.
Ketika Kapal Inggris berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari Kepala Suku Maori, maka para pejuang Suku Maori membunuh dan memakan 66 awak dari kapal tersebut.
Sumber: Kanal Youtube Asisten Dosen