Kejam! Kisah Daniel Pelka yang Diterlantarkan dan Kelaparan

soreang

Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:47 WIB
Kejam! Kisah Daniel Pelka yang Diterlantarkan dan Kelaparan
kisah Daniel Pelka (tangkapan layar Youtube BJ Story)

Ibunya, Magdalena mengatakan bahwa Daniel tidak dapat makan di sekolah karena jika iya, nanti dia akan muntah-muntah saat di rumah. 

Miris. Apa yang dikatakan oleh Magdalena ternyata tidak sama sekali terjadi kepada Daniel. 

Daniel sama sekali tidak memiliki gangguan 'Eating Disorder'. 

Setelah diketahui kejadian yang sebenarnya. Daniel ternyata selalu dikurung di rumahnya. Di sebuah kamar dengan kondisi yang mengharuskan dia untuk tidur di lautan air seninya sendiri tanpa diberikan makanan oleh Marius dan Magdalena. 

Kejamnya, Daniel ternyata hanya diberikan garam sebagai makanannya. Dia pun selalu mendapatkan kekerasan yang mana dia selalu dipukul oleh kedua orangtuanya. 

Marius dan Magdalena mengaku, bahwa mereka melakukan hal tersebut sebagai hukuman untuk Daniel yang selalu terus-menerus meminta makanan pada mereka. 

Pada Maret 2012. Magdalena menelepon 911 sebagai saluran darurat dan mengatakan bahwa anaknya, Daniel tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh tim medis. 

Pada pukul 4 dini hari, Daniel dinyatakan meninggal di rumah sakit. 

Diketahui, pada 2 hari sebelumnya Daniel dipukuli secara terus menerus oleh ayah angkatnya yaitu Marius hanya karena dia pipis di celana. 

baca juga

Setelah diketahui tidak sadarkan diri. Dilihat dari jejak pencarian di handphone milik Magdalena terdapat riwayat pencarian "perawatan di rumah sakit dengan kondisi koma dan keracunan garam".

Autopsi Daniel dilakukan dan ditemukan bahwa Daniel memiliki 22 luka berat diseluruh tubuhnya dan mengalami cedera otak dibagian kepala. 

Daniel yang waktu itu baru berusia 4 tahun hanya memiliki berat badan sebesar 4 kilogram.  

Hal yang diperdebatkan didalam kasus ini adalah bagaimana pihak-pihak yang terlibat terutama manajemen sekolah dapat membiarkan pelecehan ini terjadi kepada Daniel sedangkan luka-luka dari cedera yang Daniel dapatkan bisa dilihat secara mata telanjang. 

Pihak sekolah bahkan tidak melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib yang karena itu, tidak ada satupun laporan yang didapat mengenai Daniel Pelka kecuali pada saat ibunya sendiri yang menelepon kepada 911 atas kondisi Daniel yang saat itu tidak sadarkan diri. 

Kedua pasangan itupun, Marius Crezolex dan Magdalena yang berasal dari Polandia itu akhirnya dihukum atas tindak perilaku kekerasan dan pelecehan kepada anaknya sendiri sehingga menyebabkan kematian yang tragis bagi Daniel Pelka.(*)

Sumber: Kanal Youtube Bang Jaya Story

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HOROR! Kejadian Mistis dari Sosok Makhluk Halus saat Maghrib

HOROR! Kejadian Mistis dari Sosok Makhluk Halus saat Maghrib

Soreang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:47 WIB

SERAM! Kisah Mistis Mahasiswi yang tidak Sadar Naik Bus Hantu

SERAM! Kisah Mistis Mahasiswi yang tidak Sadar Naik Bus Hantu

Soreang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:02 WIB

5 Tradisi Jawa Timur yang Mistis, Bisa Komunikasi dengan Makhluk Gaib Hingga Kesurupan

5 Tradisi Jawa Timur yang Mistis, Bisa Komunikasi dengan Makhluk Gaib Hingga Kesurupan

Soreang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×