Ketahui ini 3 Zat Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak yang Mencemari Obat-obatan Sirup

soreang | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Ketahui ini 3 Zat Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak yang Mencemari Obat-obatan Sirup
obat sirup (ANTARA)

SuaraSoreang.id-Publik sempat heboh dengan temuan pasien balita yang mengalami gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI).

Penemuan itu sangat mengkhawatirkan dunia kesehatan, terutama kesehatan anak dan balita.

Menurut hasil pemeriksaan yang telah di lakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terdeteksi adanya tiga zat kimia berbahaya dari obat bentukan cair atau obat sirup.

"Kemenkes sudah meneliti bahwa pasien balita yang terkena AKI (acute kidney Injury) terdeteksi memiliki 3 zat kimia berbahaya (ethylene glycol-EG, diethylene glycol-DEG, ethylene glycol butyl ether-EGBE)," jelas Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melalui keterangan tertulis, dikutip dari PMJ News pada Kamis 20 Oktober 2022.

Lanjut Budi memaparkan bahwa zat itu merupakn zat yang sering dipakai diberbagai jenis obat-obatan sirup.

"Ketiga zat kimia ini merupakan impurities dari zat kimia 'tidak berbahaya', polyethylene glycol, yang sering dipakai sebagai solubility enhancer di banyak obat-obatan jenis syrup," jelasnya.

Sebelumnya, diterangkan oleh dr Nadia, yang telah meneliti obat sirup yang dikonsumsi dan tersedia di rumah pasien balita yang mengalami gagal ginjal akut.

Obat itu terbukti mengandung EF, DEG, EGBE, yang seharusnya tidak atau sangat sedikit kadarnya di dalam obat-obatan sirup tersebut.

Untuk saat ini, Kemenkes mengambil posisis konservatif dengan melarang penggunaan obat-obatan sirup untuk sementara waktu.

Hal ini dilakukan sambil menunggu hasil penelitian final Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Sambil menunggu otoritas obat atau BPOM memfinalisasi hasil penelitian kuantitatif mereka. Kemenkes mengambil posisi Konservatif dengan sementara melarang penggunaan obatan syrup," ujar Menkes.

Lanjut Menkes Budi ungkapkan bahawa balita yang teridentifikasi Ginjal Akut sudah mencapai persentase 50 persen mendekati kematian.

"Ini mengingat balita yang teridentifikasi AKI sudah mencapai 70-an per bulan, dengan fatality/kematian rate mendekat 50 persen," pungkasnya.(*)

Sumber: PMJ News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Kembali Jalani Sidang, Agenda Tanggapan JPU atas Keberatan Terdakwa

Selain Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Kembali Jalani Sidang, Agenda Tanggapan JPU atas Keberatan Terdakwa

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:44 WIB

Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Digelar Hari Ini dengan Agenda Pembacaan Tanggapan Eksepsi Terdakwa

Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Digelar Hari Ini dengan Agenda Pembacaan Tanggapan Eksepsi Terdakwa

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:07 WIB

Unggahan Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA Kena Semprot Susi Pudjiastusi: Nirempati!

Unggahan Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA Kena Semprot Susi Pudjiastusi: Nirempati!

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:55 WIB

Terkini

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 13:34 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia

Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 13:29 WIB

Longsor di Nias Selatan, Satu Orang Tewas

Longsor di Nias Selatan, Satu Orang Tewas

Sumut | Minggu, 12 April 2026 | 13:27 WIB

Jadi Penentu, PSPS Pekanbaru Siap Balas Kekalahan Hadapi Persikad Depok

Jadi Penentu, PSPS Pekanbaru Siap Balas Kekalahan Hadapi Persikad Depok

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 13:27 WIB

Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan

Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 13:24 WIB

Kalau Kamu Bukan HRD atau Calon Mertua, Tolong Jangan Tanya soal Gaji Saya

Kalau Kamu Bukan HRD atau Calon Mertua, Tolong Jangan Tanya soal Gaji Saya

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 13:22 WIB