SuaraSoreang.id - Seperti menonton sebuah drama, itulah yang menggambarkan jalannya persidangan pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo Cs.
Beragam cara dan strategi dilakukan Fedy Sambo Cs dilakukan dalam persidangan di hadapan hakim.
Semakin ke sini, arah persidangan seolah-olah tengah membuat isu kepribadian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Salah satunya ketika penasihat hukum Ferdy Sambo yang melontarkan isu jika almarhum Brigadir J diduga memiliki masalah kejiwaan kepribadian ganda.
Dugaan ini tidak membuat pihak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mendapat perhatian lebih. Justru isu yang dihembuskan ini cukup menuai kecaman.
Dari isu soal kepribadian ganda Brigadir J ini banyak pihak yang justru mempertanyakan kepribadian pasutri ini yang diperiksa soal jiwanya, termasuk kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
"Di dalam sistem peradilan pidana kita, tidak ada urusan untuk menggali profil dari korban. Yang digali profilnya adalah pelaku, apakah misalkan memiliki permasalahan dengan kejiwaan atau temperamen dia," ujar Martin dalam program Sapa Indonesia Pagi, dikutip Suara.com, Senin (14/11/2022).
Menurutnya, kejiwaan kedua tersangka pembunuhan Brigadir J ini dapat diselidiki kemudian dikaitkan dengan dasar hukum yang berlaku.
"Sehingga apabila yang digali adalah profil dari pelaku, bisa dikaitkan dengan Pasal 44 KUHP yaitu orang yang sakit jiwa tidak dapat dipidana. Dipidana sih bisa, tapi bukan dipidana penjara, tapi dikirim ke rumah sakit jiwa," kata dia, dikutip Suara.com dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Syok! Pengalaman Seksual dengan Mantan Pacar, Uya Kuya: Gue Bego Banget, Bodoh soal Edukasi Seks
Martin menduga jika Sambo dan Putri memiliki masalah kejiwaan. Tanda yang dirasa aneh baginya adalah mengapa Sambo memberikan pengawalan sejumlah ajudan pada istrinya, Putri Candrawathi.
"Lalu Putri, yang katanya gayanya hedon sekali dan suka banyak 'arisan-arisan', saya nggak tahu, karena saya pernah mendengar ada tulisan 'arisan brondong', (tapi) saya tidak tahu apakah Putri terlibat juga atau tidak," kata Martin.
Menurutnya, kepribadian Putri juga perlu dicek. Sebab, bisa saja kepribadian di rumah dan di luar rumah berbeda.
![terdakwa Ferdy Sambo jalani sidang di PN Jaksel, brimob pengawalan Ferdy Sambo [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/10/20/1-terdakwa-ferdy-sambo-jalani-sidang-di-pn-jaksel-brimob-pengawalan-ferdy-sambo.jpg)
"Kalau terlibat itu harus dicek juga, apakah ada masalah dengan kepribadian, karena di rumah baik tapi di luar mungkin saja tidak baik," lanjutnya.
Tak hanya Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Bripka RR dan Kuat Maruf juga mesti diperiksa kondisi kejiwaannya. Barangkali ditemukan gangguan mental, ini akan membuat para terdakwah tidak akan dikirim ke penjara tapi ke rumah sakit jiwa.
"Buktikan saja," ucap Martin.