Alasan Ayah Tiko Tinggalkan Ibu Eny Terungkap, karena..

soreang | Suara.com

Rabu, 11 Januari 2023 | 07:05 WIB
Alasan Ayah Tiko Tinggalkan Ibu Eny Terungkap, karena..
Sumaryono selaku kerabat ayah Tiko, Herman Moedji Susanto. [YouTube] (YouTube)

SuaraSoreang.id - Kisah Tiko dengan Ibu Eny masih menjadi perbincangan khalayak ramai. 

Belasan tahun Tiko merawat Ibu Eny sendiri di rumah mewah cukup mengiris hati.

Pengorbanan yang dilakukan Tiko terhadap Ibu Eny menjadi pertanyaan banyak orang mengenai keberadaan sang ayah, Herman Moedji Susanto.

Publik menganggap kalau ayah Tiko memang sengaja meninggalkan Ibu Eny karena sesuatu hal.

Hingga akhirnya faktor tidak adanya ayah Tiko untuk merawat Ibu Eny terungkap oleh sosok Sumaryono yang merupakan kerabat dekat Ibu Eny.

“Pak Herman waktu itu bukannya meninggalkan ibu Eny, tetapi mereka sempat adu cekcok rumah tangga mungkin karena masalah ekonomi, saat itu pak Herman bisnisnya mulai menurun, mungkin juga ibu Eny gak terima," kata Sumaryono dikutip dari YouTube Dendenny.

"Yang lebih sedih lagi, pak Herman itu disuruh pergi bareng sama truk angkutan barangnya," bebernya.

Sejak ayah Tiko hengkang dari rumah Ibu Eny, ia meninggal dunia. 

"Pak Herman baru beberapa tahun di Madiun dia meninggal pada tahun 2015 di kebumikan di desa Bayemtaman, Kabupaten Magetan," jelasnya.

Ia pun mengungkapkan kalay ayah Tiko merupakan seorang pebisnis yang luar biasa namun sempat terkena tipu hingga mengakibatkan usahanya bangkrut.

"Pak Puh itu memang cekatan jadi memang bisa beli rumah di Bintara dan Klender. Selain dia di departemen keuangan dia itu juga terakhir jual beli mobil di sewain," ungkapnya. 

"Kemudian terakhir itu dia cerita ke saya dia di tipu rekan bisnisnya, itu mobil bikinan Amerika, jadi suratnya ada tapi mobilnya gak ada. Setelah itu kami lost kontak, saya dengar pak Puh akhirnya pindah ke Madiun," sambungnya.

Beberapa waktu yang lalu, Tiko mengungkapkan kondisi Ibu Eny.

"Kondisi mama sih waktu itu masih baik-baik aja belum separah sekarang ini. Kondisinya berangsur parah itu mulai dari tahun 2015 sampai 2016 setelah kepergiaan papa," sambungnya.

"Sebenernya sedih juga waktu itu pas papa pergi apa lagi kondisi papa sakit-sakitan usianya hampir 80 tahunan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gokil!! Sosok Ini Angkat Tiko jadi Adik, Beri Kerjaan hingga Renovasi Rumah Ibu Eny

Gokil!! Sosok Ini Angkat Tiko jadi Adik, Beri Kerjaan hingga Renovasi Rumah Ibu Eny

| Selasa, 10 Januari 2023 | 20:34 WIB

Kok Bisa? Tiko Tolak Pekerjaan Gaji Rp10 Juta dari Jhon LBF, Ini Alasan Anak Ibu Eny

Kok Bisa? Tiko Tolak Pekerjaan Gaji Rp10 Juta dari Jhon LBF, Ini Alasan Anak Ibu Eny

| Selasa, 10 Januari 2023 | 20:30 WIB

Gemes! Ibu Eny Nurut Banget sama Pacar Tiko

Gemes! Ibu Eny Nurut Banget sama Pacar Tiko

| Selasa, 10 Januari 2023 | 19:01 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB