SuaraSoreang.id – Melalui pernyataan Kim Yo Jong yang merupakan adik dari Kim Jong Un, Korea Utara peringatkan bahwa pasifik masuk ke dalam jangkauan rudal Korea Utara.
Diketahui setelah meluncurkan rudal balistik antar benua, Korea Utara kembali menembakan 2 rudal balistik jarak pendek pada Senin, 20 Februari waktu setempat.
Sebelumnya pada hari sabtu 18 Februari 2023 Korea Utara telah menembakan rudal balistik antar benua dalam latihan kejutan sebagai propaganda atas rencana dilangsungkannya latihan militer Korsel dan AS.
Peluncuran kedua ini adalah respon dari dilangsungkannya latihan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan serta Amerika Serikat dan Jepang.
“Frekuensi menggunakan Pasifik sebagai jangkauan tembak kami bergantung pada karakter aksi pasukan Amerika Serikat,” kata Kim Yo Jong dikutip dari Reuteurs pada (21/2/23).
Peluncuran ini bertujuan untuk menunjukan kekuatan Pyongyang untuk melancarkan serangan balik nuklir fatal kepada musuh.
Dilaporkan bahwa militer Korea Selatan mendeteksi ada peluncuran dua rudal jarak pendek yang ditembakan dari Sukchon, Provinsi Pyongan Selatan pukul 7 pagi waktu setempat.
Peluncuran tersebut juga dibenarkan oleh Perdana Menteri Jepang Fumiyoki Shida. Fumiyoki Shida memberikan peringatan keras atas peluncuran proyektil tersebut yang mendarat di Laut Timur jepang.
Fumiyoki Shida juga mengatakan Rudal ICBM (antar benua) terbang selama 65 menit dan mendarat di Laut Zona Ekonomi Ekslusif Jepang. (*Cepi Setiawan)
Baca Juga: 8 Kiat Sukses Berburu Tiket Kereta Api Menjelang Mudik, Pantau Terus Aplikasinya