SuaraSoreang.id - Diketahui, terungkapnya silsilah keluarga Pulung Mustika Abimanyu atau yang kerap dipanggil Tiko menjelaskan bahwa ia merupakan keturunan dari darah Madiun, Jawa Timur.
Hal tersebut awalnya diungkap oleh salah seorang keluarga dekat alm. Pak Herman, sekaligus sosok yang sudah lama kenal dengan Ibu Eny.
Setelah Tiko mencoba bertemu langsung dengan sosok tersebut, ia saat ini mewujudkan keinginannya untuk ziarah ke makam Pak Herman, bersama sang ibunda.
Sayangnya dari pengakuan pemuda 23 tahun itu dibeberapa podcast dan wawancara, selama ia dan Ibu Eny hidup nelangsa bertahun-tahun, belum ada keluarga besarnya yang berkunjung.
Utamanya saat kondisi depresi sang ibu sudah mulai parah dan dirinya sudah mulai putus sekolah. Namun mengejutkan, serombongan orang mendatangi rumahnya beberapa waktu lalu.
Bukan dari Madiun, namun orang-orang yang nekat mengetuk pintu rumahnya adalah tiga orang ibu-ibu dari Sulawesi. Apakah mereka keluarga dari Tiko dan Ibu Eny?
Berdasarkan vlog dari Muharman Yama'addin, Kamis (23/2/2023), terlihat tiga orang wanita berkerudung sudah berada di parkiran rumah Bu Eny.
Lelaki yang kerap disapa Pak Harman tersebut menanyakan asal usul dan keperluan dari tiga orang perempuan itu sekaligus mengabadikan momennya.
"Dari Palu, Sulawesi naik pesawat langsung ke sini," jawab kedua ibu tersebut.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Telat PSIS Semarang Gagalkan Kemenangan Persita di Maguwoharjo
Sementara itu, Pak Harman masih penasaran dengan tujuan dari ketiganya yang salah satu di antara mereka ternyata orang Karawang.
"Emang di sini mau ke mana? Bukan ke tempat Saudara dulu gitu?," tanya Pak Harman bingung.
Ibu-ibu itu hanya menjawab mereka memang sengaja terbang jauh-jauh dari pulau seberang untuk bertemu Tiko dan Ibu Eny.
"Mau ketemu Tiko, Pak, sama Ibu Eny," jawab salah satu dari mereka.
Dengan kondisi semacam itu, ditambah anak Bu Eny sedang ada kegiatan bersama teman-teman sekolahnya, lelaki yang bantu renovasi rumah Tiko mempersilakan mereka untuk menunggu di luar.
Sembari menunggu si empunya rumah sudah selesai berkegiatan, untuk menemui rombongan tersebut yang faktanya ingin berjumpa dan meminta foto bersama. (*)