SuaraSoreang.id - Viralnya kisah cinta yang berujung penolakan lamaran dari Syarifah dan Asib Ali menuai kontroversi.
Kedatangan Asib Ali ke Indonesia menjadi sorotan publik, keberanian ia terbang dari India ke Wajo Sulawesi banyak mendapatkan simpati publik.
Alih-alih ingin mempersunting sang kekasih, lamaran Asib Ali ditolak hingga membuat dirinya merasa bingung dan merasa sedih saat tampil di TV.
Baru-baru ini muncul klarifikasi dari keduanya mengenai fakta yang sebenarnya.
Hingga pernyataan klarifikasi ini beredar, memunculkan berbagai spekulasi diantara keduanya oleh publik.
Terutama pada pihak perempuan, Syarifah mengatakan bahwa apa yang disampaikan Asib Ali adalah kebohongan.
Selama menjalin hubungan dengan Asib Ali, Syarifah merasa dibohongi dan kerap merasa diancam, hingga hal ini lah yang menyebabkan dirinya enggan menerima lamaran dari Asib Ali.
Dilansir dari Pagi-Pagi Ambyar, Syarifah menuturkan bahwa dirinya menjelaskan dengan fakta yang sebenarnya dan Asib Ali lah yang berbohong.
"Saya mau cuma bilang buat Ali, tolong ya, kalau kamu tuh bicara dimedia, tolong yang jujur, tolong jangan bohong, soalnya saya gak pernah ganggu hidup Ali, Ali datang kehidupan saya tu, gini ka, saya gak pernah ganggu dia, meskipun dia selalu kasar sama saya, ngancam saya gitu kak" ungkap Syarifah.
Baca Juga: Kemunculan Pria Asal India Ditolak Gadis Wajo Dituduh Setingan, Begini Klarifikasi Akash Ellahi!
Saat menyampaikan penuturan tersebut, Syarifah tampak terbata-bata dan sekali menunduk.
Sontak hal ini juga mengundang komentar netizen yang mengatakan bahwa terlihat kebohongan pada gerak gerik Syarifah.
Tak hanya itu, Klarifikasi Syarifah dinilai terlalu berbelit-belit dan cukup susah dipercayai.
"Kalau saya sich lebih percaya sama ali kelihatan bgt dri tatapan nya kalau ali itu org nya tulus" komentar xxxz.
"Udah jangan bohong kamu tuh janda udah punya beranak satu jujur aja pergi ke sana jemput si Ali nggak ada itu bohong kamu tuh yang blokir nomornya si" komentar xxx.
"Dari cara berbicara nya dia sedang berbohong" komentar xxx.