SuaraSoreang.id - Bintang sinteron Ikatan Cinta, Amanda Manopo dan Arya Saloka kembali menjadi perhatian publik.
Pasalnya isu tentang perselingkuhan Arya Saloka dan Amanda Manopo kini kembali mencuat.
Hal tersebut terjadi lantaran adanya berita yang menyebut Arya Saloka dan Putri Anne sudah resmi bercerai.
Terbaru muncul lagi sebuah konten video yang membahas tentang video lama Arya Saloka dan Amanda Manopo yang tersebar ke publik.
Video yang menunjukkan Arya Saloka dan Amanda Manopo tengah bermesraan itu kini banyak bertebaran di beberapa media sosial.
Para netizen juga menduga bahwa keduanya terlibat cinlok setelah berperan sebagai pasangan suami istri di sinetron Ikatan Cinta.
Adapun video yang tersebar itu menunjukkan Arya Saloka yang mencium tangan Amanda Manopo dalam sebuah mobil.
Tak hanya itu, dalam video tersebut juga dijelaskan bahwa ada video yang merekam Arya Saloka dan Amanda Manopo yang akan pulang bersama setelah syuting.
Seolah berlawanan dengan bukti video tersebut, ditampilkan juga sebuah potongan video pernyataan Amanda Manopo yang membahas hubungannya dengan Arya Saloka.
Secara tegas ia menjawab bahwa ia tidak ingin memiliki hubungan di luar pekerjaan dengan Arya Saloka yang masih berstatus memiliki istri.
Hal itu ia lakukan lantaran tak ingin membuat banyak pihak sakit hati.
Berdasarkan isi narasi video tersebut dapat disimpulkan bahwa video yang beredar bukanlah hasil rekaman CCTV.
Gambar sampul video yang dipilih pun bukanlah potongan video Arya Saloka dan Amanda Manopo yang tersebar dan menghebohkan publik.
Kendati begitu hingga saat ini belum ada pernyataan Arya Saloka ataupun Amanda Manopo yang memberikan klarifikasi tentang video lama yang beredar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*)