Kontroversial di US, Willow Project Berpotensi Menimbulkan Covid 2.0? Simak Penjelasannya

soreang | Suara.com

Senin, 20 Maret 2023 | 20:47 WIB
Kontroversial di US, Willow Project Berpotensi Menimbulkan Covid 2.0? Simak Penjelasannya
Dikabarkan Willow Project akan eksekusi tambang minyak di Alaska. (Suara.com)

SuaraSoreang.id - Baru baru ini dunia dibuat geger dengan viralnya Willow Project di US.

Willow Project merupakan suatu project perencanaan yang dimiliki serta akan dieksekusi oleh perusahaan multinasional Conoco Phillips.

Conoco Philips merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi minyak mentah, dan Willow Project merupakan sebuah project pengeboran dan penambangan minyak.

Dilansir dari unggahan video sosial media, seorang tiktoker @aureliiaoye mengungkap bahwa Willow Project merupakan aksi pengeboran minyak secara besar-besaran.

Namun yang menjadi kontroversi bagi publik bukan soal aksi tambang minyak tersebut, namun tempat yang akan dilakukan pengeboran minyak yaitu di Northwest Alaska.

Dikabarkan pengeboran minyak Willow Project akan dilakukan di Northwest Alaska, yang notabenenya tempat ini merupakan tempat yang masih terjaga kelestariannya.

Dalam unggahan video tersebut, narator menjelaskan bahwa pihak Conoco Philips sudah mengestimasi bahwa minyak yang ada di Alaska melimpah untuk diambil.

Dilihat dari sisi industri, pengeboran minyak ini sangat menguntungkan. Berdasarkan estimasi Willow Project, mereka bisa menghasilkan 180.000 barells oil per hari.

Diperkirakan hasil ini bisa membantu perekonomian US dari segi industri, dan tidak bergantung kepada negara lain untuk mendapatkan minyak.

Setelah penantian yang cukup panjang dari tahun 2018, akhirnya project ini di setujui oleh Presiden US Joe Biden. 

Ternyata project ini sangat kontroversial di US karena berlangsung dalam jangka panjang, diperkirakan project ini bisa berlangsung selama 30 tahun.

Persoalan tambang minyak dan pengeboran minyak, dampak dari hal tersebut cenderung buruk untuk ekosistem dan lingkungan sekitar.

"Dampaknya, speed dan uncontroable global warming, yang akan berjalan selama 30 tahun kedepan, dan mereka bilang akan menghasilkan 180.000 barrels minyak per hari, mereka juga sebenarnya akan menghasilkan 239 million matric tons of karbon dioxide. Banyak banget kalau sampai kejadian, atmosphere kita itu bukan rusak lagi dan menipis tapi bolong, gak terlindungi lagi dari sinar matahari, dan pastinya panas banget, ini gak hanya ngomongin global warming dan salju alaska mencair, tapi juga ngomongin soal ekosistem keseluruhan di Alaskan, ga cuma di Alaska tapi diseluruh dunia" ungkap narator.

85 % tanah di Alaska, dibagian bawah tanah ada namanya permafrost, permafrost merupakan bagian tanah yang sudah membeku selama bertahun-tahun dan tertutup karena salju Alaska.

Dikhawatirkan jika terjadi Global Warming dari efek Project Willow yang terjadi begitu cepat, tidak menutup kemungkinan lapisan permafrost akan mencair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diminta Legalkan Tambang Minyak Rakyat, Gubernur Herman Deru Disebut Beri Sinyal Mendukung

Diminta Legalkan Tambang Minyak Rakyat, Gubernur Herman Deru Disebut Beri Sinyal Mendukung

Sumsel | Rabu, 08 Maret 2023 | 20:54 WIB

Penambang di Musi Banyuasin Minta Gubernur Herman Deru Legalkan Tambang Minyak Rakyat

Penambang di Musi Banyuasin Minta Gubernur Herman Deru Legalkan Tambang Minyak Rakyat

Sumsel | Rabu, 08 Maret 2023 | 16:41 WIB

PHR Buka Suara Tanggapi Insiden Pekerja Meninggal di Pengeboran Minyak

PHR Buka Suara Tanggapi Insiden Pekerja Meninggal di Pengeboran Minyak

Riau | Selasa, 24 Januari 2023 | 11:27 WIB

Transaksi Minyak Ilegal di Sumsel Terbongkar di Dermaga, Sindikat Antar Pulau

Transaksi Minyak Ilegal di Sumsel Terbongkar di Dermaga, Sindikat Antar Pulau

Sumsel | Rabu, 30 November 2022 | 16:48 WIB

Rudal Jatuh di Polandia, Apakah Pintu Masuk NATO di Perang Ukraina?

Rudal Jatuh di Polandia, Apakah Pintu Masuk NATO di Perang Ukraina?

News | Rabu, 16 November 2022 | 11:15 WIB

Terkini

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Bandar Lampung Lumpuh dalam Semalam: 16 Kecamatan Terkepung Banjir, Satu Nyawa Tak Tertolong

Bandar Lampung Lumpuh dalam Semalam: 16 Kecamatan Terkepung Banjir, Satu Nyawa Tak Tertolong

Lampung | Rabu, 15 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Review Honour: Saat Dunia Hukum Tidak Lagi Berpihak pada Korban

Review Honour: Saat Dunia Hukum Tidak Lagi Berpihak pada Korban

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 12:17 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!

WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!

Bali | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:15 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB