SUARA SOREANG - Pada tanggal 20 April 2023, Indonesia akan merasakan gerhana matahari hibrid yang cukup langka. Saat terjadi gerhana ini langit akan berubah.
Sayangnya untuk sebagian besar dunia, itu tidak akan terlihat. Namun, bagi Australia Barat, Timor Leste, dan kepulauan Indonesia bagian timur, bisa untuk menyaksikan pertunjukan gerhana matahari yang langka tersebut.
Gerhana ini, dikenal sebagai gerhana hibrida karena akan bergeser dari gerhana total ke gerhana matahari annular saat bayangan bulan melintas di atas bumi.
Gerhana matahari hibrid merupakan peristiwa gerhana matahari total dan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana.
Peristiwa gerhana matahari hibrid ini relatif sangat langka dan posisi pengamat juga mempengaruhi besar magnitudo gerhana yang akan teramati. Jadi, pengamatan gerhana tidak dapat dilakukan secara bersamaan di lokasi yang sama.
Berikut ilustrasi gerhana matahari hibrid, dilansir dari akun Instagram info BMKG:
![Ilustrasi Gerhana Matahari [Instagram/Infobmkg]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/04/16/1-photo-2023-04-16-09-15-23.jpg)
Di Indonesia, gerhana matahari pada 20 April 2023 ini dapat diamati di daerah Biak dan Pulau Kisar. Di daerah biak sendiri berikut alur waktu terjadi gerhana gerhana matahari.
Kontak awal 12:20:46 WIT, kontak kedua 13:56:42 WIT, puncak gerhana 13:57:13 WIT, kontak ketiga 13:57:44 WIT, kontak akhir 15:26:14 WIT, durasi puncak gerhana berlangsung dalam satu menit dua detik.
Sedangkan alur waktu di pulau Kisar, sebagai berikut: kontak awal 11:47:17 WIT, kontak kedua 13:22:24 WIT, puncak gerhana 13:22:56 WIT, kontak ketiga 13:23:29 WIT, kontak akhir 14:47:49 WIT, durasi puncak gerhana di Pulau Kisar terjadi selama satu menit lima detik.
Baca Juga: Dewa United Kalah Telak dari Persebaya, Jan Olde Riekerink: Kami Kehilangan Keseimbangan Tim
Dilansir dari Info BMKG, berikut waktu dari puncak gerhana:
Aceh 10.43 WIB, Sumatera Utara 10.24 WIB, Sumatera Barat 11.40 WIB, Riau 10.47 WIB, Bengkulu 10.41 WIB, Jambi 10.43 WIB, Kepulauan Riau 10.53 WIB, Sumatera Selatan 10.42 WIB, Lampung 10.41 WIB, Bangka Belitung 10.50 WIB, Banten 10.43 WIB, DKI Jakarta 10.45 WIB, Jawa Barat 10.43 WIB, Jawa Tengah 10.46 WIB, D.I Yogyakarta 10.48 WIB, Jawa Timur 10.49 WIB, Kalimantan Barat 11.00 WIB, Kalimantan Tengah 11.00 WIB, Kalimantan Selatan 12.05 WITA, Kalimantan Timur 12.12 WITA, Kalimantan Utara 12.25 WITA, Bali 11.55 WITA, Nusa Tenggara Barat 11.58 WITA, Nusa Tenggara Timur 12.02 WITA, Sulawesi Barat 12.14 WITA, Sulawesi Selatan 12.11 WITA, Sulawesi Tengah 12.11 WITA, Sulawesi Tenggara 12.18 WITA, Gorontalo 12.29 WITA, Sulawesi Utara 12.33 WITA, Maluku Utara 13 29 WIT, Maluku 13.24 WIT, Papua 13.51 WIT, Papua Barat 13.45 WIT.
Selama proses terjadi gerhana matahari diharapkan untuk tidak melihat secara langsung, dikarenakan radiasi matahari dapat merusak mata. Gunakan kacamata khusus yang menggunakan filter untuk melihat matahari. (*)
Sumber: Instagram/Infobmkg