SUARA SOREANG - Perselisihan antara Dewi Perssik dan Ketua RT, Malkan, sempat menarik perhatian publik.
Diketahui permasalahan ini berawal dari sapi kurban yang melibatkan Dewi Perssik dan Ketua RT.
Dalam video tersebut, Dewi Perssik terlihat marah dan emosi mencapai puncaknya setelah diberi teguran oleh Ketua RT.
Dia bahkan berdiri dan menunjuk-nunjuk Ketua RT dan rombongan warga dengan suara yang menggelegar.
Meskipun keluarga dan petugas keamanan berusaha menenangkannya, tindakannya tersebut menarik perhatian publik yang menilai sikapnya sebagai arogan dan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memboikotnya.
Sejumlah warganet mendesak agar Dewi Perssik diboikot dari acara televisi setelah melihat video kejadian saat mediasi dengan Ketua RT.
Unggahan di akun Instagram @lambe_danu menampilkan ajakan yang meminta KPI untuk memboikot Dewi Perssik.
Sebagai informasi, Dewi Perssik saat ini masih aktif sebagai presenter di salah satu talkshow di stasiun televisi swasta.
"KPI tlong orang ini diboikot karna slalu bikin rusuh unfaedah slalu bikin kekacauan di Indonesia. Admin Tiktok tolong banned akun dia biar Tiktok diisi dgn FYP-FYP yang berfaedah. Kalian setuju ga dia diboikot?" bunyi keterangan dalam video Dewi Perssik mengamuk yang dibagikan akun TikTok yang dibaikan ulang oleh akun Instagram lambe__danu dikutip Senin (3/7/2023).
Unggahan ini pun mendapat respon dari warganet. Sejumlah netizen mengungkap setuju terhadap ajakan ini. (*)