SUARA SOREANG - Siskaeee, yang terseret dalam kasus temuan rumah produksi film dewasa di Jakarta Selatan, menjadi sorotan nasional setelah mangkir saat dipanggil sebagai saksi oleh tim penyidik Polda Metro Jaya Jakarta.
Kedua kalinya ia tidak hadir dengan alasan tampil di Kamboja pada 20 dan 21 September 2023.
Namun, Siskaeee telah memberikan klarifikasi mengenai situasinya. Ia menegaskan bahwa ia bukan buron atau dalam daftar pencarian orang (DPO).
Siskaeee berjanji akan datang ke Polda Metro Jaya pada tanggal 25 September 2023 untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik.
Dalam tiga video yang diunggah di Instagram Stories pada Selasa (19/9/2023), Siskaeee menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dalam kasus rumah produksi film dewasa yang menggemparkan masyarakat Indonesia.
Siskaee mengaku tidak takut menjadi "sasaran empuk" awak media dan bahkan mempersilakan jurnalis dan haters untuk datang ke Polda Metro Jaya pada tanggal yang telah ditentukan.
Siskaeee menjelaskan bahwa kebenaran harus ditegakkan, dan yang salah harus dihukum, sedangkan yang tidak bersalah harus dibebaskan.
"Kebenaran harus ditegakkan. Yang salah ya dihukum. Yang enggak salah, ya dibebaskan,” ucap Siskaeee dikutip Rabu (20/9/2023).
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, memberikan ultimatum kepada saksi yang tidak hadir dalam pemanggilan kedua pada Selasa, 19 September 2023, bahwa mereka akan diterbitkan surat perintah untuk membawa mereka ke Polda Metro Jaya. (*)
Baca Juga: DPRD DKI Usul Pemprov Terapkan Aturan Ganjil Genap di Jalur yang Dilintasi LRT Jabodebek