Hadapi Campbell, Daud Yordan Incar Kemenangan KO?

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Kamis, 11 Januari 2018 | 16:06 WIB
Hadapi Campbell, Daud Yordan Incar Kemenangan KO?
Petinju kebanggaan Indonesia, Daud Yordan [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Daud Yordan tidak ingin menutup peluangnya meraih kemenangan KO atas Luke Campbell, seperti dalam pertarungan terakhirnya ketika memukul KO petinju Thailand, Campee Phayom, di ronde kedua, 25 Maret 2017.

Meski begitu, Daud mengakui tidak mudah mengkanvaskan peraih medali emas Olimpiade 2012 kelas bantam tersebut.

Menurutnya, umumnya petinju profesional yang mengawali karier dari tingkat amatir, seperti Campbell, memiliki teknik bertinju yang baik.

"Rata-rata petinju amatir yang sukses, memiliki teknik bertinju yang baik. Skill diutamakan, menggunakan teknik untuk memasukkan pukulan-pukulan yang akurat," kata Daud saat dihubungi, Suara.com, Kamis (11/1/2018).

Petinju terbaik Indonesia ini mengatakan, telah menyiapkan strategi dalam pertarungan bertajuk "WBA Lightweight Eliminator Fight" di London, Inggris, minggu terakhir Februari 2018 nanti.

Poster Daud Yordan vs Luke Campbell. [Facebook@chichoguapopromotions]

Foto: Poster Daud Yordan vs Luke Campbell. [Facebook@chichoguapopromotions]

"Karena ini profesional, bukan amatir, maka kami akan mengolaborasikan teknik-teknik dan tekanan-tekanan yang banyak menggunakan power buat strategi nanti," ujarnya.

"Dan ronde (pertarungan) bakalan panjang," tutur mantan juara dunia kelar bulu dan ringan IBO ini, mengantisipasi.

Baca Juga: Ducati Ingin Perpanjang Kontrak, Dovizioso Minta Naik Bayaran?

"Dengan teknik dan tekanan tinggi, maka rasio (kemenangan) KO juga tinggi. Saya yakin bisa bawa gelar WBA balik ke Indonesia," Daud menambahkan.

Petinju Indonesia, Daud Yordan (kiri), tengah berlatih di Sasana Caja Laboral, Logrono, La Rioja, Spanyol. [Intagram@daud_cino_yordan]

Foto: Petinju Indonesia, Daud Yordan (kiri), tengah berlatih di Sasana Caja Laboral, Logrono, La Rioja, Spanyol. [Intagram@daud_cino_yordan]

Saat ini, Daud tengah berlatih di Sasana Caja Laboral, Logrono, La Rioja, Spanyol. Perjalanan menuju Logrono ditempuh selama tiga jam dari Ibu Kota Spanyol, Madrid, lewat jalur darat.

"Logrono merupakan dataran tinggi. Akan sangat berpengaruh dengan fisik, karena oksigen di sini tipis," tutur Daud.

Daud dijadwalkan menjalani latihan selama enam pekan di Spanyol, di bawah asuhan Gabriel Campillo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI