Ini Sanksi dari Tindak Indisipliner Pebasket Jepang di AG 2018

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 02 September 2018 | 14:15 WIB
Ini Sanksi dari Tindak Indisipliner Pebasket Jepang di AG 2018
Pebasket Jepang, Leo Vendrame (tengah) melakukan Drive diadang pemain Indonesia Adhi Pratama Prasetyo (kiri) dan Kaleb Ramot Gemilang di pertandingan Babak Kualifikasi Basket Putra Asian Games ke-18 di Istora Senayan, Jakarta Jumat (31/8). [ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyudin].

Suara.com - Asosiasi Basket Jepang pada 29 Agustus 2018 menyatakan bahwa keempat pemain basket putra yang terbukti melakukan tindakan indisipliner dalam Asian Games 2018 di Jakarta akan dilarang bertanding selama satu tahun, namun tetap diperbolehkan ikut berlatih, demikian dilansir kantor berita Antara.

Keempat nama mereka adalah Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura yang dipulangkan ke Jepang pada 20 Agustus 2018 setelah tertangkap membeli jasa prostitusi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Perbuatan keempat pemain basket putra Negeri Matahari Terbit itu menjadi perhatian luas, terutama karena Jepang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.

Chief de Mission Komite Olimpiade Jepang (JOC,) Yasuhiro Yamashita menyampaikan bahwa perbuatan tercela empat pemain basket putra yang tertangkap basah membeli jasa prostitusi ini tidak mempengaruhi semangat tim Jepang.

"Saya menyesalkan tindakan tak terpuji mereka, akan tetapi hal itu tidak mempengaruhi tim secara keseluruhan, termasuk tim basket putra dan putri yang berjuang dengan keras dan berketetapan hati untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," papar Yasuhiro Yamashita dalam konferensi pers di Media Center Asian Games Jakarta Convention Center, Minggu (02/09/2018).

Meskipun demikian, Yamashita tetap menyesalkan perbuatan tercela mereka, "Saya sangat menyesalkan tindakan tak terpuji dan tidak profesional dari pemain basket putra kami. Tindakan itu bukan model ideal dalam masyarakat kami dan mereka telah mengkhianati kepercayaan publik dan mencoreng olahraga Jepang."

Hasil akhir tim basket putra Jepang adalah peringkat ketujuh dan sempat bertemu tim putra Indonesia di babak kualifikasi. Sementara tim putri Jepang berhasil meraih medali perunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asian Games 2018 : Rekap Target Cabor Indonesia dan Realitanya

Asian Games 2018 : Rekap Target Cabor Indonesia dan Realitanya

Sport | Minggu, 02 September 2018 | 11:18 WIB

Ghaniya Yuzareta Kaget Jadi Pengisi Acara Penutupan Asian Games

Ghaniya Yuzareta Kaget Jadi Pengisi Acara Penutupan Asian Games

Entertainment | Minggu, 02 September 2018 | 10:56 WIB

Asian Games 2018 Buat Pemain Korsel Ini Banyak Berkembang

Asian Games 2018 Buat Pemain Korsel Ini Banyak Berkembang

Bola | Minggu, 02 September 2018 | 07:20 WIB

Dikalahkan Korsel di Final Asian Games, Ini Kata Pelatih Jepang

Dikalahkan Korsel di Final Asian Games, Ini Kata Pelatih Jepang

Bola | Minggu, 02 September 2018 | 00:15 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×