Valentino Rossi: Yamaha Tim Besar, Bukan Bersaing di Posisi 10

Kamis, 27 September 2018 | 12:46 WIB
Valentino Rossi: Yamaha Tim Besar, Bukan Bersaing di Posisi 10
Valentino Rossi tengah berdiskusi dengan mekanik Yamaha saat balapan MotoGP Aragon, Sabtu (22/9/2018). [AFP/Jose Jordan]

Suara.com - Valentino Rossi berharap tim Yamaha segera memperbaiki aspek teknis motor agar di musim depan bisa bangkit dan bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2019.

Rossi menilai masalah yang menaungi motor YZR-M1 mulai dari mesin hingga elektronik membuat dia dan pebalap Yamaha lainnya kesulitan bersaing memperebutkan posisi terdepan.

Yamaha, kata Rossi, merupakan tim besar yang tak seharusnya bersaing di papan tengah untuk memperebutkan posisi ke-10.

"Ini situasi yang sulit karena hampir satu tahun kami berada dalam masalah teknis seperti ini," kata Valentino Rossi seperti dilansir dari Autosport, Kamis (27/9/2018).

Seperti diketahui, para pebalap Yamaha gagal meraih podium di balapan MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu (23/9/2018).

Hasil itu membuat pabrikan asal Iwata, Jepang, ini memperpanjang catatan negatif tak pernah menang dalam 23 balapan MotoGP berturut-turut.

Pebalap Yamaha, Valentino Rossi (kiri), tengah berdoa sebelum menjalani latihan bebas kedua MotoGP Aragon, Jumat (21/9/2018). [AFP/Jose Jordan]
Pebalap Yamaha, Valentino Rossi (kiri), tengah berdoa sebelum menjalani latihan bebas kedua MotoGP Aragon, Jumat (21/9/2018). [AFP/Jose Jordan]

Bahkan, di Sirkuit Motorland pekan lalu, para pebalap Yamaha tak hanya kalah bersaing dari pabrikan besar seperti Honda dan Ducati.

Namun, untuk mengejar duet pebalap Suzuki, Andrea Iannone dan Alex Rins, saja Valentino Rossi dan kolega tak mampu melakukannya.

"Sekarang para rival kami bukan saja Honda dan Ducati, namun Suzuki juga telah melakukan lompatan yang jauh," ungkap Valentino Rossi.

Baca Juga: Dulu 'Depak' Rio, Kini Ocon Terkatung-katung, Rosberg: Mengerikan

"Disituasi seperti ini, karena kami (Yamaha) merupakan tim besar, para pebalap termasuk saya kesulitan untuk menemukan motivasi jika hanya bersaing di papan tengah memperebutkan posisi 10 besar," tukasnya.

Balapan MotoGP Aragon sendiri dimenangi Marc Marquez (Honda). Diikuti kemudian oleh Andrea Dovizioso (Ducati) dan Andrea Ianonne (Suzuki) yang menempati podium kedua dan ketiga.

Sementara, Valentino Rossi menjadi pebalap Yamaha yang paling baik finisnya di Aragon, yakni urutan kedelapan atau dua strip lebih baik dari rekan setimnya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI