Prancis Open : Axelsen Mundur, Jojo Diuntungkan?

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Prancis Open : Axelsen Mundur, Jojo Diuntungkan?
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Jojo, sapaan akrabnya, akan menghadapi wakil India, Sameer Verma di babak pertama Prancis Open 2018. [Humas PBSI]

Axelsen mundur dari Prancis Open 2018 akibat cedera kaki.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari pebulutangkis tunggal putra andalan Denmark, Viktor Axelsen. Juara dunia 2017 itu memutuskan mundur dari Prancis Open 2018 akibat cedera kaki.

Axelsen sejatinya akan menghadapi wakil India, Sai Praneeth Bhamidipati, di babak pertama Prancis Open 2018. Keputusan ini membuat tempatnya digantikan tunggal putra Brasil, Ygor Coelho.

Melalui akun Instagram pribadinya, Axelsen menyebut rasa sakit dipergelangan kakinya telah berlangsung beberapa bulan terakhir.

Setelah berkonsultasi dengan tim dokter, dia pun memutuskan untuk sejenak keluar dari rutinias bulutangkis.

"Meskipun saya mampu berlatih hampir setiap hari dalam periode ini, kondisi saya bisa dibilang tak maksimal," tulis Axelsen dalam akun pribadinya.

"Ini benar-benar membuat saya frustrasi karena tak mampu berlatih dengan durasi yang saya inginkan. Dalam beberapa minggu terakhir, pergelangan kaki saya bahkan tak kunjung membaik," jelasnya.

Postingan Viktor Axelsen. [Instagram@viktoraxelsen]

Axelsen menyebut keputusannya ini merupakan pilihan terbaik untuk mempercepat penyembuhan cedera. Dirinya menyebut bisa saja absen bertanding dalam 6-9 minggu kedepan.

Kondisi yang dialami mantan tunggal putra ranking satu dunia itu bisa dibilang memberikan angin segar bagi tunggal putra Indonesia, Jonatan Christe.

Jojo—sapaan akrab Jonatan Christie—yang akan menghadapi wakil India, Sameer Verma di babak pertama, tergabung di pool atas seperti halnya Axelsen.

Jika menang, peraih medali emas Asian Games itu dipastikan "hanya" akan menghadapi antara pengganti Axelsen yakni Ygor Coelho (Brasil) atau Sai Praneeth Bhamidipati.

Selain sedikit menguntungkan Jonatan Christe, absennya Axelsen juga akan menguntungkan tunggal-tunggal putra lain.

Jika benar-benar absen selama 6-9 minggu, Axelsen terancam tak bisa mengikuti BWF World Tour Final 2018 yang akan berlangsung di Guangzhou, Cina, 12-16 Desember mendatang.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS