Hamilton Disangka Berkomentar "Jahat", Mercedes Membelanya

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 16 November 2018 | 18:45 WIB
Hamilton Disangka Berkomentar "Jahat", Mercedes Membelanya
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, memenangi balapan F1 GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Minggu (29/7/2018). [AFP/Attila Kisbenedek]

Suara.com - Juara dunia lima kali, Lewis Hamilton (Mercedes) pernah berkomentar di BBC soal pengalamannya mengaspal di Formula One (F1) GP India kurun 2011 - 2013. Bernama Buddh International Circuit, tempat berlaga ini didesain arsitek motorsport asal Jerman, Hermann Tilke dengan trek sepanjang 5.125 km.

Di Buddh International Circuit itu, tim yang paling sering menang adalah Red Bull Racing, sementara untuk driver adalah Sebastian Vettel, sebelum ia bergabung dengan tim Scuderia Ferrari.

"Bayangkan, ya. Saya membalap di area yang sangat miskin, namun memiliki trek keren di sebuah tempat yang tidak jelas keberadaannya. Saya merasakan konflik batin saat turun bertarung di sana," demikian papar Lewis Hamilton.

Tak berapa lama kemudian, ia melakukan konfirmasi, di akun pribadi media sosialnya, Instagram and Twitter agar apa yang ia sampaikan tidak dipelintir maksudnya. Demikian diberitakan Sky Sports.

"Saya memperhatikan ada yang kesal mendengarkan komentar saya tentang balapan di India. Negeri itu adalah salah satu tempat terindah di dunia, dengan budaya luar biasa. Saya sudah pernah berkunjung dan selalu mendapat pengalaman mengasyikkan. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi juga masih menyisakan banyak pekerjaan rumah tentang kemiskinan," tulisnya.

"Hanya kalau bicara seputar balap F1, rasanya ironis. Saya melewati kawasan tunawisma, dan tiba di arena bertanding di mana duit bukan masalah. Ratusan juta dikucurkan, buat trek yang kini tak pernah digunakan lagi," demikian lanjutnya dengan empati.

"Dana sebanyak itu mestinya bisa digunakan untuk membuat sekolah dan hunian bagi yang membutuhkan. Saat kami berlaga di sana, tiada yang datang, karena tiket terlalu mahal atau malah bisa jadi tidak tertarik. Meski demikian, saya berjumpa dengan penggemar asal India yang luar biasa."

Menanggapi cuitan driver timnya, boss Mercedes, Toto Wolff berkomentar, betapa luar biasa pemaparan Lewis Hamilton yang sungguh bijaksana, dalam mengatasi komentarnya saat balapan di India yang sudah disalahartikan.

"Benar-benar tak bisa dipercaya, betapa bermaknanya penjelasan Lewis. Juga caranya keluar dari kesalahan konteks yang diputarbalikkan," tandas Toto Wolff.

baca juga

"Ia berbicara dengan empati tentang India dan kontrasnya kondisi yang menyakitkan, antara kekayaan dan kemiskinan yang kami hadapi saat keliling dunia sebagai duta olahraga. Dia tidak mengkritik suatu bangsa dan kata-katanya penuh makna, berkelas, diucapkan oleh seorang juara. Hanya satu kesalahan di sini, yaitu mereka yang memutarbalikkan perkataannya."

Demikianlah, segala perilaku dan tutur kata hendaknya memang jelas sehingga tidak disalahartikan. Sama halnya dengan pihak pendengar atau pembaca, sejatinya perlu mencerna secara cermat sehingga tidak salah interpretasi atau memahami dengan cara berbeda.  Kejadian yang dialami Lewis Hamilton ini bisa saja terjadi dalam konteks sehari-hari!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

F1 GP Brasil 2018: Gelar Juara Konstruktor Dikunci Mercedes !

F1 GP Brasil 2018: Gelar Juara Konstruktor Dikunci Mercedes !

Sport | Senin, 12 November 2018 | 15:52 WIB

Hamilton Mengancam Bakal Mundur dari F1, Bila ...

Hamilton Mengancam Bakal Mundur dari F1, Bila ...

Sport | Jum'at, 09 November 2018 | 13:47 WIB

Hamilton dan Marquez Berbagi Keistimewaan, Apakah Itu ?

Hamilton dan Marquez Berbagi Keistimewaan, Apakah Itu ?

Sport | Senin, 29 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Terkini

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Santai Hadapi Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pabrik Sepeda, Industri Dalam Negeri Kuasai Ekspor

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Jangan Cuma Jerat Pelaksana Teknis! ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Suharyanto

Jangan Cuma Jerat Pelaksana Teknis! ICW Desak KPK Periksa Eks Kepala BNPB Suharyanto

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Apakah Viva Air Mawar Bisa Dijadikan Toner? Ini Cara Pakainya

Apakah Viva Air Mawar Bisa Dijadikan Toner? Ini Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Perbedaan Sifat Leo Juli dan Leo Agustus, Sama-Sama Percaya Diri tapi Beda Karakter

Perbedaan Sifat Leo Juli dan Leo Agustus, Sama-Sama Percaya Diri tapi Beda Karakter

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:08 WIB

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Kembali ke Sekolah, Siswa di Pekanbaru Diwajibkan Pakai Masker

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Didenda Rp1,5 T, DSSA Justru Mau Buyback Saham Rp1 T

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Batam | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×