Greysia - Apriyani Tumbang di Semifinal Hong Kong Open

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Greysia - Apriyani Tumbang di Semifinal Hong Kong Open
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, terhenti di babak semifinal Prancis Open 2018 setelah kalah dari Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, Sabtu (27/10/2018), dengan skor 10-21 dan 8-21. [Humas PBSI]

Kalah dari ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu belum mampu mematahkan kutukan para pemain Jepang. Kali ini mereka kalah dari Yuki Fukushima/Sayaka Hirota di semifinal Hong Kong Open 2018, Sabtu (17/11/2018) malam WIB.

Greysia/Apriyani yang sudah tujuh kali beruntun ditekuk ganda putri Jepang, kali ini harus kalah dalam pertarungan 105 menit dengan skor 20-22, 21-9, 21-12 di Hong Kong Coliseum, Kwoloon, Hong Kong.

Greysia/Apriyani mampu memberikan perlawanan sengit di gim pertama. Sempat tertinggal 18-20, mereka mampu mencatatkan empat poin beruntun hingga menang 22-20.

Namun, insiden di gim pertama saat Greysia Polii terjatuh, membuat alur permainan berubah drastis. Greysia yang merasakan sakit pada tubuhnya, mengakui tak lagi bisa mengimbangi permainan lawan di gim kedua dan ketiga.

"Kami sudah melakukan yang terbaik, sudah belajar dari kesalahan yang lalu, tapi kenyataannya kami kalah dan kami terima kekalahan ini," kata Greysia Polii dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (17/11/2018).

"Di game pertama kami sudah bisa mengontrol permainan tapi konsentrasi saya terganggu dan mental saya turun, setelah saya terjatuh di game pertama dan ini menyebabkan bagian badan saya terasa sakit," imbuhnya.

Meski kalah, Greysia/Apriyani mengaku tak menyesal. Strategi dari pelatih yang mereka terapkan di atas lapangan, dinilai hampir menemui keberhasilan untuk menghentikan kedigdayaan ganda putri ranking satu dunia tersebut.

Jika bukan karena faktor cedera yang dialami Greysia, mereka yakin hasil semifinal Hong Kong Open 2018 ini bisa berbeda. Greysia/Apriyani berharap bisa menuntaskan dendam jika kembali bertemu.

"Saya sempat diskusi beberapa kali dengan pelatih di tengah pertandingan tadi, apakah saya harus mundur. Tapi saya mau coba dulu, kalau tidak ya nggak akan dapat-dapat caranya. Nggak apa-apa kalah lagi sekarang, tapi kami sudah tahu caranya, sedikit lagi," jelas Greysia.

Senada dengan Greysia, Apriyani menyebut mereka akan kembali lebih kuat di turnamen-turnamen berikutnya. Jika berkesempatan bertemu Yuki/Sayaka, dirinya bertekad untuk menorehkan kemenangan.

"Kalau ketemu lagi ya coba lagi, dengan strategi ini sedikit lagi kami bisa. Dan memang kondisi badan kami sudah begini, pertandingan panjang begini pasti sangat melelahkan, lawan juga pasti merasakan yang sama," ujar Apriyani.

Kekalahan ini merupakan kekalahan kelima beruntun Greysia/Apriyani atas ganda putri andalan Jepang dari tujuh pertemuan. Terakhir kali ganda putri ranking lima dunia itu mengalahkan Yuki/Sayaka terjadi di Prancis Open 2017.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS