10 Alasan Rugi Lewatkan Balapan F1 2019

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 03 Januari 2019 | 16:04 WIB
10 Alasan Rugi Lewatkan Balapan F1 2019
Para pebalap F1 2018 berfoto bersama sebelum bergulirnya seri terakhir di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. [AFP/Giuseppe Cacace]

Suara.com - Sekitar tiga bulan lagi balapan mobil paling spektakuler di dunia, Formula 1, akan bergulir. Australia kembali mendapat kehormatan sebagai tuan rumah seri pembuka F1 2019.

Balapan di Australia akan berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 17 Maret mendatang. Sementara, seri terakhir akan dilangsungkan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 1 Desember 2019.

Sejumlah perubahan pun dilakukan beberapa tim. Diantaranya terkait komposisi pebalap. Ferrari misalnya akan mengandalkan duet baru, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc.

Berikut 10 alasan kenapa balapan F1 2019 akan rugi bila dilewatkan, dikutip dari laman resmi F1, Kamis (3/1/2019):

1. Leclerc vs Vettel di Ferrari

Duet baru Ferrari di F1 2019, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. [AFP/Boris Horvat]
Duet baru Ferrari di F1 2019, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. [AFP/Boris Horvat]

Charles Leclerc, yang menjadi pebalap rookie terbaik musim lalu, mengawali debut yang apik bersama Sauber hingga dilirik oleh Ferrari untuk berganti bangku dengan Kimi Raikkonen di musim 2019.

Pebalap asal Monaco itu telah mengenakan seragam tim berjuluk Kuda Jingkrak ketika menjalani tes pramusim di Abu Dhabi dan sempat mencatatkan waktu tercepat diantara pebalap lainnya.

Membalap untuk Ferrari adalah salah satu posisi paling diincar, namun sangat berat.

Hal ini mengingat siapapun yang duduk di bangku mobil Ferrari akan mendapati tekanan yang besar karena bekerja dengan nama-nama besar.

Dalam kesempatan ini, Leclerc akan menghadapi juara dunia F1 empat kali, Sebastian Vettel.

2. Pertaruhan Red Bull dengan Honda

Tim Red Bull Racing. [AFP/Andrej Isakovic]
Tim Red Bull Racing. [AFP/Andrej Isakovic]

Honda memiliki musim yang sulit sebagai pemasok mesin McLaren selama tiga tahun terakhir.

Keputusan Red Bull untuk menggandeng Honda pada musim depan merupakan keputusan berani setelah mereka didera isu reliabilitas dan defisit tenaga kuda dengan mesin Renault yang mereka pakai.

Namun demikian, Honda di tahun pertamanya bersama Toro Rosso menunjukkan peningkatan performa, terutama ketika membantu Pierre Gasly finis keempat di Bahrain di awal musim.

Honda memiliki banyak ruang untuk pengembangan. Terlebih lagi ketika mesin mereka disematkan di salah satu mobil dengan sasis terbaik di musim 2018.

3. Intensitas Pertarungan Tim Papan Tengah

Perpisahan Fernando Alonso (topi biru) bersama timnya McLaren usai balapan F1 Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (25/11/2018). [AFP/Giuseppe Cacace]
Perpisahan Fernando Alonso (topi biru) bersama timnya McLaren usai balapan F1 Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (25/11/2018). [AFP/Giuseppe Cacace]

Pertarungan tim papan tengah diprediksi akan sangat kompetitif di musim 2019. Haas, Renault, Force India, McLaren, Toro Rosso dan Sauber, merupakan penantang utama di papan tengah musim lalu, dan tampaknya persaingan mereka tidak akan mereda musim 2019.

Renault dan Haas, yang finis keempat dan kelima, menikmati musim terbaiknya tahun lalu setelah bergabung di F1 pada 2016.

Kemudian ada Force India, yang berubah nama menjadi Racing Point setelah dibeli konsorsium yang dipimpin oleh Lawrence Stroll.

Dukungan finansial dari jutawan asal Kanada itu akan menjadi modal bagus untuk Racing Point, yang akan diperkuat oleh Lance Stroll dan Sergio Perez musim depan.

Musim 2019 akan menjadi ujian bagi tim papan tengah untuk bisa mendobrak monopoli tiga tim, Mercedes, Ferrari, dan Red Bull, yang selalu berada di peringkat tiga besar sejak 2013.

4. Kembalinya Robert Kubica

Pebalap Polandia, Robert Kubica (kanan) akan membela tim Williams di F1 musim depan. [AFP/William West]
Pebalap Polandia, Robert Kubica (kanan) akan membela tim Williams di F1 musim depan. [AFP/William West]

Robert Kubica akan kembali membalap di F1 bersama tim Williams, setelah absen delapan tahun karena cedera saat mengikuti balapan reli.

Terakhir kali Kubica tampil di F1 yakni saat membalap bersama Renault pada 2010.

Selama musim 2018, komitmen dan kerja Kubica sudah membantu tim Williams di belakang layar dan dia telah menjadi salah satu anggota tim Williams yang dihormati.

Pebalap asal Polandia ini juga melanjutkan program rehabilitasinya yang telah berlangsung selama beberapa tahun, hingga akhirnya dia bisa meyakinkan Williams bahwa dia adalah pebalap yang tepat untuk mendampingi pebalap rookie, George Russell, di F1 2019.

Lewis Hamilton menyebut lawan lamanya di karting itu sebagai salah satu pebalap bertalenta yang disegani ketika balapan.

5. Wajah Lama dengan Warna Baru

Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]
Pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo, merayakan keberhasilannya meraih podium utama di F1 GP Cina, Minggu (15/4/2018). [AFP/Johannes Eisele]

Mercedes dan Haas merupakan dua tim yang mempertahankan formasi pebalapnya untuk musim 2019. Oleh karena itu, tahun depan penonton akan disajikan sejumlah pebalap lama yang mengenakan seragam baru.

Daniel Ricciardo akan mengenakan seragam kuning Renault, Carloz Sains dengan warna oranye McLaren dan Kimi Raikkonen dengan seragam putih Sauber.

Kemudian ada Pierre Gasly yang akan memakai seragam biru tua Red Bull, Daniil Kvyat di musim ketiganya dengan Toro Rosso, lalu Lance Stroll yang berusaha membuat ayahnya bangga di Racing Point.

Tidak lupa, Charles Leclerc yang akan mengenakan seragam kebesaran Ferrari.

6. Jajaran Talenta Muda

Pebalap rookie asal Inggris, George Russell, akan tampil di F1 2019 bersama tim Williams. [AFP/Giuseppe Cacace]
Pebalap rookie asal Inggris, George Russell, akan tampil di F1 2019 bersama tim Williams. [AFP/Giuseppe Cacace]

Musim depan ada empat pebalap rookie yang akan mewarnai persaingan perebutan gelar juara, yakni George Russell (Williams), Lando Norris (McLaren) dan Alexander Albon (Toro Rosso) yang ketiganya membalap di Formula 2 dan berurutan finis 1-2-3 di musim 2018.

Kemudia ada Antonio Giovinazzi, runner-up GP2 2016 yang akan melakukan debut di F1 bersama Sauber, walaupun pernah menjadi pebalap pengganti di Australia dan China pada 2017.

7. Balapan ke-1000 Dalam Sejarah

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, memimpin balapan selepas start di F1 GP Cina di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/4/2018). [AFP/Greg Baker]
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, memimpin balapan selepas start di F1 GP Cina di Sirkuit Shanghai, Minggu (15/4/2018). [AFP/Greg Baker]

Balapan F1 GP Cina nanti akan menjadi tonggak sejarah baru, dimana F1 akan menggelar balapan ke-1000 kalinya.

Seri balapan pertama adalah GP Inggris pada 1950 yang dimenangi oleh Giuseppe Farina dengan mobil Alfa Romeo 158.

Sementara balapan ke-1000 nanti akan dimenangi oleh mobil bermesin hybrid yang memiliki tenaga hampir 1000 tenaga kuda.

8. Nama Besar Debut di Formula 2

Mick Schumacher, putera pembalap legendaris dunia, Michael Schumacher (AFP/Sascha Schuermann).
Mick Schumacher, putra pebalap legendaris F1, Michael Schumacher. [AFP/Sascha Schuermann]

Publik kemungkinan akan melihat kembali nama Schumacher di balapan F1 karena Mick Schumacher, putra dari sang juara dunia tujuh kali Michael Schumacher, akan turun di balapan Formula 2 bersama tim Prema pada 2019.

Sebelum naik kasta, pada musim 2018 Schumi junior memenangi titel juara Formula 3 Eropa dengan catatan naik podium pertama delapan kali, termasuk di dalamnya lima kali berturut-turut.

Perkembangan pebalap Jerman muda itu pantas untuk diikuti tahun ini.

9. Aturan Baru untuk Balapan yang Lebih Ketat

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton (kanan), mencoba menyalip (overtake) rekan setimnya Nico Rosberg pada balapan F1 GP AS, Minggu (2/11/2014). [AFP/Jim Watson]
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton (kanan), mencoba menyalip (overtake) rekan setimnya Nico Rosberg pada balapan F1 GP AS, Minggu (2/11/2014). [AFP/Jim Watson]

Musim 2019 memiliki aturan baru yang disiapkan juga untuk musim 2021. Salah satunya adalah perubahan di sayap depan yang lebih lebar dan lebih sederhana yang diharapkan bisa meningkatkan sekitar 20 persen kemampuan mobil untuk menguntit mobil lawan.

Oleh karena itu, pebalap akan lebih mudah melakukan overtaking.

Selain itu, sayap belakang akan lebih tinggi dan sederhana dengan bukaan DRS yang lebih besar, saluran udara untuk rem yang lebih sederhana, dan barge board (sayap samping di antara roda depan dan sidepod) yang memiliki aerodinamika yang lebih sederhana pula.

10. Pertarungan Ferrari vs Mercedes

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel memimpin balapan GP Australia di depan driver Mercedes, Lewis Hamilton. [AFP/William West]
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel memimpin balapan GP Australia di depan driver Mercedes, Lewis Hamilton. [AFP/William West]

Ferrari melewatkan peluang untuk menggeser Mercedes dari titel juara pada 2018, dimana tim asal Italia itu menunjukkan perlawanan yang cukup sengit di paruh awal musim.

Kemenangan Sebastian Vettel di sirkuit seperti Silverstone dan Canada membuat tim Silver Arrow lebih keras memutar otak dan strategi.

Baru pada GP Italia dan seterusnya, Mercedes bangkit menyisakan Ferrari dengan hanya satu kemenangan di delapan balapan terakhir, itu pun lewat Kimi Raikkonen.

Ferrari akan siap menantang kembali Mercedes tahun ini dengan ambisi Sebastian Vettel dan talenta muda Charles Leclerc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Promo APRILicious Honda, Bawa Pulang Motor Impian Modal Uang Muka Sejuta

Promo APRILicious Honda, Bawa Pulang Motor Impian Modal Uang Muka Sejuta

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 16:30 WIB

Honda PCX160 2026 Resmi Meluncur Bawa Wajah Baru yang Lebih Premium

Honda PCX160 2026 Resmi Meluncur Bawa Wajah Baru yang Lebih Premium

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 15:35 WIB

5 Mobil Keluarga Nyaman Anti Limbung Tak Bikin Mabuk Darat, Mulai 80 Juta dari Honda hingga Hyundai

5 Mobil Keluarga Nyaman Anti Limbung Tak Bikin Mabuk Darat, Mulai 80 Juta dari Honda hingga Hyundai

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 14:11 WIB

Update Harga Honda Supra X 125 April 2026: Aman Tenggak Pertalite, Irit Tembus 57 Km/Liter

Update Harga Honda Supra X 125 April 2026: Aman Tenggak Pertalite, Irit Tembus 57 Km/Liter

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 12:36 WIB

Pebalap AHRT Sukses Amankan Podium di ARRC 2026 Sepang

Pebalap AHRT Sukses Amankan Podium di ARRC 2026 Sepang

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 11:24 WIB

Start Sempurna, Pembalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Sepang ARRC 2026

Start Sempurna, Pembalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Sepang ARRC 2026

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 11:28 WIB

Siap Gulingkan Dominasi CB150X? Intip Kehebatan Suzuki V-Strom160!

Siap Gulingkan Dominasi CB150X? Intip Kehebatan Suzuki V-Strom160!

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 11:09 WIB

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 12:05 WIB

Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket

Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:17 WIB

3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun

3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Sport | Senin, 13 April 2026 | 10:20 WIB

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Sport | Senin, 13 April 2026 | 07:11 WIB

Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat

Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat

Sport | Senin, 13 April 2026 | 07:06 WIB

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 23:55 WIB

AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea

AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 20:37 WIB

Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat

Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 20:25 WIB

IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang

IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 19:15 WIB

Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo

Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 13:05 WIB

Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026

Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 12:10 WIB

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 12:05 WIB