Cedera ACL, Ratu Bulutangkis Eropa Ini Dapat Dukungan dari Winger MU

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Pebulutangkis tunggal putri Spanyol yang dijuluki Ratu Bulutangkis Eropa, Carolina Marin, menangis karena cedera ACL pada babak final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [AFP/Adek Berry]
Pebulutangkis tunggal putri Spanyol yang dijuluki Ratu Bulutangkis Eropa, Carolina Marin, menangis karena cedera ACL pada babak final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [AFP/Adek Berry]

"Saya harap cederanya tak terlalu serius!" tulis winger MU, Juan Mata.

Suara.com - Gelandang Manchester United (MU), Juan Mata turut prihatin dengan cedera parah yang diderita pebulutangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin.

Winger asal Spanyol berusia 30 tahun itu pun mendoakan ratu bulutangkis Eropa tersebut bisa cepat pulih dan kembali berlaga.

Seperti diketahui, Carolina Marin dibekap cedera parah anterior cruciate ligament (ACL) saat menghadapi wakil India, Saina Nehwal, di babak final Indonesia Masters 2019, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019) lalu.

Cedera itu terjadi saat Marin coba mengembalikan shuttlecock Nehwal dengan smash keras.

Namun, kaki kanan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu salah mendarat.

Akibat cedera itu, Marin tak mampu melanjutkan pertandingan saat game pertama menunjukan skor 10-4 untuk keunggulannya.

Sambil menangis, pebulutangkis 25 tahun itu dibawa ke ruang perawatan.

Get well soon Carolina Marin #IndonesiaMasters2019
Get well soon Carolina Marin #IndonesiaMasters2019

Juan Mata, melalui artikel di blognya yang berjudul "Five Years As a Red Devil", turut mengomentari cederanya pebulutangkis paling berprestasi di Spanyol.

Mata berharap yang terbaik untuk rekan senegaranya itu.

"Saya juga mengirim banyak dukungan untuk Carolina Marin, yang harus mundur karena cedera di final Indonesia Masters (2019) di Indonesia. Saya harap cederanya tak terlalu serius!" tulis Juan Mata dikutip dari blog pribadinya, Selasa (29/1/2019).

Winger Manchester United (MU), Juan Mata merayakan gol yang menjadi pembuka keunggulan bagi timnya atas Reading pada Babak Ketiga Piala FA 2018/19 di Old Trafford, Sabtu (5/1/2019). [AFP/Oli Scarff]
Winger Manchester United (MU), Juan Mata merayakan gol yang menjadi pembuka keunggulan bagi timnya atas Reading pada Babak Ketiga Piala FA 2018/19 di Old Trafford, Sabtu (5/1/2019). [AFP/Oli Scarff]

Dilansir dari BBC, Carolina Marin sendiri diprediksi harus menepi setidaknya selama enam bulan untuk memulihkan cedera ACL tersebut.

Kabar itu membuat dirinya terancam tak bisa mengikuti All England 2019 yang akan berlansung awal Maret mendatang.

"Juara Olimpiade, Kejuaraan Dunia dan Kejuaraan Eropa, Carolina Marin bakal absen enam bulan setelah terkena cedera ACL di final Indonesia Masters 2019 di hari Minggu," tulis BBC.

Bekapan cedera juga membuat Carolina Marin terancam gagal tampil di Olimpiade 2020.

Pasalnya, periode pengumpulan poin cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade 2020 akan dimulai pada Mei 2019.

"Waktunya untuk bersiap menghadapi pertarungan tersulit. Tapi saya percaya saya akan kembali lebih kuat," cuit Carolina Marin di akun Twitter pribadinya.

Cuitan Ratu Bulutangkis Eropa, Carolina Marin. [Twitter@CarolinaMarin]
Cuitan Ratu Bulutangkis Eropa, Carolina Marin. [[email protected]]
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS