Valentino Rossi: Yamaha Butuh Waktu untuk Kembali Bersinar

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Rabu, 06 Februari 2019 | 10:30 WIB
Valentino Rossi: Yamaha Butuh Waktu untuk Kembali Bersinar
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kedua dari kanan) [Suara.com/Arief Apriadi].

Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menyebut timnya punya kesempatan besar untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2019. Namun, pebalap Italia yang baru saja bertolak dari Jakarta ini menegaskan jika Yamaha butuh waktu untuk kembali bersinar.

Sebagaimana diketahui, Yamaha mencatatkan salah satu periode terburuk musim lalu. Dari 19 seri yang tersaji, mereka hanya mampu mempersembahkan satu podium kemenangan melalui Maverick Vinales.

Lebih miris, kemenangan itu baru tersaji di seri ke-17, Sirkuit Philip Island, Australia. Setelahnya, performa motor YZR-M1 kembali menuai kritik.

"Saya pikir kami bisa kembali menjadi tim kuat, akan tetapi kami harus menunggu. Pekerjaan ini (mengembalikan Yamaha ke papan atas) sulit, karena semua orang tahu, musim lalu kami benar-benar menderita," ujar Valentino Rossi dalam acara peluncuran tim balap Yamaha MotoGP di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Valentino Rossi, Yamaha terlihat mulai membenahi aspek-aspek yang hilang di musim 2018. Beberapa teknisi baru dan mekanik mulai didatangkan tim pabrikan asal Jepang itu.

"Kelihatannya Yamaha mulai berbenah, kami memiliki teknisi dari Jepang, Eropa, dan Italia yang berasal dari Milan," papar lajang kelahiran Urbino, yang baka berulang tahun ke 40 pada Februari 2019.

"Sesuatu juga berubah di dalam tim, seperti kepala mekanik dan beberapa orang lainnya," imbuh peraih tujuh kali gelar juara dunia MotoGP.

Namun, ia berharap Yamaha tak hanya berhenti di situ. Dirinya ingin Yamaha bisa mengikuti Ducati yang mulai berinovasi dengan merekrut banyak kru demi percepatan pengembangan motor.

"Mereka mendatangkan banyak orang di berbagai area. Mereka mengorganisir tim mirip seperti Formula 1 (F1). Jadi kita harus mengikuti hal itu," tukas Valentino Rossi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Vinales Tidak Berisik, Valentino Rossi Sindir Lorenzo ?

Sebut Vinales Tidak Berisik, Valentino Rossi Sindir Lorenzo ?

Sport | Selasa, 05 Februari 2019 | 10:45 WIB

Saling Lempar Candaan, Bukti Cairnya Hubungan Rossi dan Vinales

Saling Lempar Candaan, Bukti Cairnya Hubungan Rossi dan Vinales

Sport | Senin, 04 Februari 2019 | 19:10 WIB

Kelakar Vinales: Motivasi Saya Kalahkan Valentino Rossi

Kelakar Vinales: Motivasi Saya Kalahkan Valentino Rossi

Sport | Senin, 04 Februari 2019 | 18:19 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×