Jangan Saling Mengandalkan, Skuat Sudirman Cup Diminta Kompak

Selasa, 07 Mei 2019 | 12:25 WIB
Jangan Saling Mengandalkan, Skuat Sudirman Cup Diminta Kompak
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti. (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti meminta skuat Indonesia di Sudirman Cup 2019 tampil kompak. Tiap sektor dilarang melempar tanggung jawab, dan harus mengerti tugasnya masing-masing.

Tim Indonesia dihadapi tantangan berat di Sudirman Cup 2019. Kevin Sanjaya Sukamuljo dan kolega dituntut untuk mengakhiri dahaga gelar juara yang telah berlangsung hampir 30 tahun lamanya.

Harapan tersebut bukan hal yang mudah untuk diwujudkan. Pasalnya merujuk peta kekuatan, Indonesia hanya menempati urutan ketiga di bawah Jepang dan China yang menjadi favorit peraih gelar juara.

Menanggapi fakta di atas, Susy Susanti tetap percaya jika peluang juara masih terbuka. Karena itu, ia berharap para pemain di setiap sektor harus menyadari tanggung jawabnya masing-masing, dan saling berjuang bersama.

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. [Dok. PBSI]

"Saya selalu mengatakan bahwa, masing-masing sektor punya tanggung jawab yang sama. Memang peluang ada di beberapa sektor, tapi semua sektor di atas kertas harus maksimal dan berjuang," ujar Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/5/2019).

Jika merujuk peringkat dunia, sektor terkuat yang dimiliki Indonesia berasal dari ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran. Sementara sektor lain, khususnya tunggal putri masih cukup tertinggal dengan tak satupun wakilnya berada di posisi 10 besar dunia.

Namun, Susy menjelaskan jika turnamen beregu memiliki magis tersendiri. Tim unggulan belum tentu menjadi pihak yang tersenyum lebar diakhir turnamen.

Karena itu, mantan pebulutangkis yang menjadi saksi hidup untuk pertama dan terakhir kalinya Indonesia meraih gelar Sudirman Cup pada 1989 silam itu, menegaskan jika peluang Merah Putih membawa pulang trofi masih terbuka.

"Karena saat pertandingan itu bisa berubah, yang sebelumnya di atas kertas menang bisa kalah, tapi justru yang mungkin tak diunggulkan justru bisa jadi penyelamat," ujar Susy Susanti.

Baca Juga: Sudirman Cup 2019: Ada Tiga Ganda Putra Elite, PBSI Merasa Diuntungkan

"Di turnamen beregu itu suasana bisa berpengaruh. Ada pemain yang secara perorangan tidak bagus, tapi ada yang di beregu bagus. Jadi semua harus punya tanggung jawab yang sama, jangan merasa saling mengandalkan," pungkasnya.

Sudirman Cup 2019 sendiri akan berlangsung di Nanning, China. Turnamen yang namanya diambil dari legenda bulutangkis Indonesia, Dick Sudirman itu akan bergulir pada 19-26 Mei 2019 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI