Sudah Juara Dunia, Eko Yuli Tetap Turun di SEA Games 2019, Kenapa?

Reky Kalumata, Arief Apriadi

Rabu, 15 Mei 2019 | 14:01 WIB
Sudah Juara Dunia, Eko Yuli Tetap Turun di SEA Games 2019, Kenapa?
Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, menjadi juara dunia di kelas 61 kg pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 saat ditemui di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11). [Dok. Kemenpora]

Suara.com - Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dipastikan ikut berlaga di ajang SEA Games 2019 Filipina. Hal itu menyusul status SEA Games 2019 yang turut menjadi ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

Eko Yuli dan para lifter senior sejatinya diwanti-wanti untuk tak lagi terlibat di multievent level Asia Tenggara. Sebagaimana dikatakan Menpora Imam Nahrawi, SEA Games adalah wadah bagi para atlet muda Indonesia untuk menimba pengalaman.

"Tidak salah kata Menpora Imam Nahrawi bahwa SEA Games untuk tim pelapis. Kita yang sudah juara dunia buat apa juga turun di SEA Games?," ujar Eko Yuli Irawan, beberapa waktu lalu.

"Tapi SEA Games 2019 itu sebagian untuk kualifikasi Olimpiade 2020. Makanya kita tetap ikut," sambung Eko.

Lifter Eko Yuli Irawan memperlihatkan medali emas yang diraihnya pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 seusai diterima oleh Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11). [Antara/Wahyu Putro A]
Lifter Eko Yuli Irawan memperlihatkan medali emas yang diraihnya pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 seusai diterima oleh Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11). [Antara/Wahyu Putro A]

Dilansir laman resmi Federasi Angkat Besi International, SEA Games 2019 masuk dalam rangkaian event kualifikasi dengan level perak.

Artinya lifter yang mampu menjuarai ajang itu akan mendapatkan poin yang cukup banyak dalam upaya lolos ke Olimpiade 2020.

Disamping status SEA Games 2019 sebagai kualifikasi Olimpiade, Eko Yuli turut mengatakan jika tim pelapis PB PABSI sendiri masih belum bertaji untuk mengemban tugas meraih medali emas SEA Games.

Karena itu, Eko berharap jika pelatnas jangka panjang untuk membina lifter-lifter muda terus digalakan. Tujuannya, para penerus atlet senior sudah matang dan siap menjadi tumpuan Indonesia di SEA Games dua tahun mendatang.

"Kita harap dari sekarang yang junior ini di pelatnaskan sampai Asian games 2022. Jadi tiga tahun ke depan bisa terbentuk. Sekarang perbedaannya jauh. Lifter utama (bisa raih) emas, pelapisnya ini masih perak atau perunggu," pungkas Eko Yuli.

baca juga

SEA Games 2019 sendiri akan berlangsung di Filipina. Multievent dua tahunan terbesar Asia Tenggara itu dijadwalkan bakal bergulir pada 30 November hingga 10 Desember 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada

Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada

Bola | Senin, 08 Desember 2025 | 10:43 WIB

Mengenal Eko Yuli Irawan, Lifter Asal Lampung yang Harus Angkat Koper di Olimpiade Paris 2024

Mengenal Eko Yuli Irawan, Lifter Asal Lampung yang Harus Angkat Koper di Olimpiade Paris 2024

Sport | Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:36 WIB

Gagal Sumbang Medali, Eko Yuli: Saya Sudah Berjuang Sampai Tetes Darah Terakhir

Gagal Sumbang Medali, Eko Yuli: Saya Sudah Berjuang Sampai Tetes Darah Terakhir

Sport | Kamis, 08 Agustus 2024 | 13:06 WIB

Gagal Sumbang Medali, Dukungan untuk Eko Yuli Bergema: Terima Kasih Legenda!

Gagal Sumbang Medali, Dukungan untuk Eko Yuli Bergema: Terima Kasih Legenda!

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 22:40 WIB

Breakingnews! Eko Yuli Irawan Gagal Bawa Pulang Medali dari Angkat Besi Olimpiade 2024

Breakingnews! Eko Yuli Irawan Gagal Bawa Pulang Medali dari Angkat Besi Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 22:20 WIB

Eko Yuli Yakin Bisa Sabet Medali Emas Angkat Besi Olimpiade 2024 Paris: Bismillah!

Eko Yuli Yakin Bisa Sabet Medali Emas Angkat Besi Olimpiade 2024 Paris: Bismillah!

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:14 WIB

Hitung-hitungan Eko Yuli Irawan Sabet Medali Emas di Cabor Angkat Besi Olimpiade 2024

Hitung-hitungan Eko Yuli Irawan Sabet Medali Emas di Cabor Angkat Besi Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 16:12 WIB

Indonesia Berburu Emas Sore dan Malam Ini di Olimpiade 2024, 2 Cabor Paling Diunggulkan

Indonesia Berburu Emas Sore dan Malam Ini di Olimpiade 2024, 2 Cabor Paling Diunggulkan

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:44 WIB

Jadwal Siaran Langsung 3 Wakil Indonesia Tanding di Olimpiade 2024 Sore dan Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung 3 Wakil Indonesia Tanding di Olimpiade 2024 Sore dan Malam Ini

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:28 WIB

Jadwal Atlet Indonesia Olimpiade Paris 2024: Eko Yuli Tanding Malam Ini

Jadwal Atlet Indonesia Olimpiade Paris 2024: Eko Yuli Tanding Malam Ini

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 12:17 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×